Bahas Revitalisasi Lapangan Merdeka, Komisi 4 Gelar RDP

FORUM, Medan – Komisi 4 DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan masyarakat dan OPD terkait mengenai Revitalisasi Lapangan Merdeka Medan, Pelanggaran Bangunan Menyimpang dari SIMB, dan Pembuatan Pelebaran Drainase, Senin (25/07/22), yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi 4 DPRD Kota Medan,

Rapat ini merupakan bentuk tanggapan dari Komisi 4 DPRD Kota Medan terkait adanya pengaduan dari Persatuan Pedagang Buku Bekas Lapangan Merdeka (P2BLM) dan Komunitas Pedagang Buku Lapangan Merdeka (KOPEBLAM) terhadap relokasi tempat baru bagi para pedagang buku agar cepat diselesaikan, sehingga mereka dapat berdagang kembali.

Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, Haris Kelana Damanik, S.T., didampingi Anggota Komisi 4 DPRD Kota Medan lainnya yang dihadiri Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan, Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, perwakilan Kecamatan/Kelurahan, serta para warga yang bersangkutan.

Selain itu, RDP ini juga membahas terkait izin bangunan yang melanggar atau menyimpang dari Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) yang diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan dengan kondisi fisik bangunan di lapangan. Serta menanggapi keluhan warga mengenai pembangunan pelebaran drainase yang belum selesai.

Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, Haris Kelana Damanik, S.T, mengatakan terkait penjadwalan kinerja bulan Juli 2022, Komisi 4 DPRD Kota Medan sudah merealisasikan surat-surat masuk dari masyarakat antara lain mengenai pedagang buku yang ada di Lapangan Merdeka, masalah izin bangunan yang beredar di Kota Medan yang tidak sesuai antara fisik dan surat yang dikeluarkan oleh Dinas PTSP dan Perkim, kemudian terkait keluhan warga mengenai pembangunan drainase sampai sekarang belum selesai.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Kita sebagai pelayan masyarakat harus terdepan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Harapan kita, seperti OPD terkait yang kita undang untuk memenuhi RDP ini harus lebih kooperatif lagi, karena kita sama-sama bekerja sebagai pelayan di masyarakat”, kata Haris Kelana.(net)

Recent Posts