5 Kapolsek Jajaran Polrestabes Medan Dimutasi

Hukum, Medan, News430 Dilihat

Medan – Lima Kepala Polsek (Kapolsek) di jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, Polda Sumatera Utara dimutasi. Keputusan mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram (TR) Nomor: ST/ 69/ I/KEP/2025, tertanggal 24 Januari 2025.

Surat telegram tersebut dikeluarkan oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dan ditandatangani Karo SDM Polda Sumut Kombes Pol Bony Sirait.

Adapun kelima Kapolsek yang mengalami pergantian atau dimutasi, yakni Kompol Anria Rosa Piliang yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Medan Barat akan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Pertama Bidang Dalpers RO SDM Polda Sumut untuk mengikuti Dik Sespimen tahun 2025.

Posisi Kompol Anria akan digantikan oleh Kompol Johannes Marojahan Napitupulu, yang saat ini menjabat sebagai Kabag Ops Polresta Deli Serdang.

Kemudian, Kompol Dedy Dharma, Kapolsek Deli Tua akan dimutasi menjadi Wakapolres Pelabuhan Belawan menggantikan Kompol Iwan Kurnianto yang meninggal dunia.

Posisi Kompol Dedy sebagai Kapolsek Deli Tua akan diisi oleh Kompol Panggil Sarianto Simbolon yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Medan Labuhan.

Selanjutnya AKP Krisnat Indratno yang sebelumnya menjabat Kapolsek Pancurbatu akan dimutasi menjadi Kanit 2 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Sumut.

Posisinya sebagai Kapolsek Pancurbatu akan diisi oleh Kompol Djanuarsa yang sebelumnya menjabat sebagai Kasiwas Polrestabes Medan.

Lalu, Kompol Alexander Putra yang sebelumnya menjabat Kapolsek Helvetia akan dimutasi menjadi Kasiwas Polrestabes Medan. Posisinya akan digantikan oleh AKP Made Wira Suhendra, yang saat ini menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Terakhir, Kompol Yayang Rizki Pratama yang sebelumnya menjabat Kapolsek Medan Baru, akan dimutasi menjadi Penyidik Tindak Pidana Muda TK II Ditreskrimum Polda Sumut, dalam rangka mengikuti pendidikan Sespimmen tahun 2025.

Posisi Kompol Yayang akan digantikan oleh Kompol Hendrik Fernandes Aritonang yang saat ini menjabat sebagai Kapolsek Medan Area. (red/ant)