Bapenda Kota Medan Kenalkan Inovasi QRESTO di Forum Bisnis dan Investasi Rakornas XVIII APEKSI

Medan59 Dilihat

MEDAN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan secara resmi memperkenalkan inovasi terbarunya, QRESTO (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), dalam perhelatan Forum Bisnis dan Investasi pada rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Mall Pelayanan Publik, Rabu(1/7).

Inovasi ini hadir sebagai solusi digital untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui sistem pembayaran yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

Dalam sesi pemaparan di hadapan para delegasi Rakornas APEKSI, inovasi QRESTO dijelaskan secara langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan & Pengendalian Pajak & Retribusi Daerah Kota Medan, Popy Maya Syafira

Popy menekankan bahwa QRESTO dirancang untuk mempermudah wajib pajak dalam melakukan kewajibannya sekaligus memperkuat sistem pengawasan transaksi secara real-time

QRESTO adalah komitmen Pemko Medan dalam mendorong digitalisasi birokrasi, khususnya di sektor perpajakan. Dengan sistem ini, kami berharap optimalisasi pendapatan daerah dapat tercapai secara efektif dengan dukungan teknologi yang mumpuni,” ujar Popy dalam pemaparannya.

Kehadiran QRESTO tidak terlepas dari dukungan sinergitas lintas sektor. Dalam forum tersebut, turut hadir Angsoka Paundralingga, Kepala Tim Kebijakan dan Pengawasan Pembayaran Digital Bank Indonesia perwakilan Sumatra Utara, yang memberikan tinjauan dari sisi kebijakan moneter dan ekosistem pembayaran digital nasional.

Selain itu, Harry Al Syufie, selaku Manager Digital Banking bidang government dan corporate PT Bank Sumut, turut memberikan dukungan teknis. Keterlibatan Bank Sumut sebagai mitra perbankan strategis memastikan bahwa integrasi sistem pembayaran QRESTO berjalan lancar dan dapat diakses dengan mudah oleh para pelaku usaha maupun masyarakat luas.

Forum Ekonomi dan Bisnis ini menjadi ajang yang tepat bagi Bapenda Kota Medan untuk memperkenalkan QRESTO kepada perwakilan pemerintah kota dari seluruh Indonesia. Diharapkan, inovasi ini dapat menjadi percontohan (pilot project) bagi daerah lain dalam menerapkan sistem pajak berbasis digital yang terintegrasi.

Dengan implementasi QRESTO, Pemerintah Kota Medan optimis dapat menekan angka kebocoran pajak dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pemanfaatan teknologi QRIS dan sistem splitting yang otomatis, yang secara langsung berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Red)