Seleksi Magang Jepang Batch 4 dan 5 Digelar, UMA  Cetak Insinyur Kelas Dunia

Edukasi117 Dilihat

MEDAN-Universitas Medan Area (UMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berdaya saing global.

Upaya tersebut  dilakukan melalui seleksi tahap awal program magang internasional Jepang Batch 4 dan Batch 5 bekerja sama dengan Japan World Business (JWB).

Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis, dan Kerja Sama UMA, Ahmad Rafiki BBA MMgt PhD menyebutkan,  seleksi yang berlangsung pada 19–20 Mei 2026 di Stabat diikuti 13 mahasiswa terbaik dari Fakultas Teknik UMA.

Disebutkannya, program yang dikoordinasikan Biro Inovasi dan Kemitraan (BIK) UMA tersebut menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus dalam membuka akses karier global bagi mahasiswa.

“Selain itu juga sekaligus memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan industri internasional,” kata Rafiki, Jumat (19/6/2026).

Melalui program ini, katanya UMA terus membuktikan perannya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Sumatera Utara yang mampu menghadirkan peluang kerja dan pengalaman internasional bagi mahasiswanya sejak masih berada di bangku kuliah.

Peluang Karier Global

Dijelaskan Rafiki, program magang internasional Jepang tahun ini difokuskan pada pengembangan kompetensi mahasiswa di sektor industri manufaktur dan konstruksi dengan standar kerja Jepang yang dikenal tinggi dan disiplin.

Batch 4 di Nohara Shokai

Sebanyak dua mahasiswa dari program studi Teknik Mesin UMA yang lolos seleksi akan ditempatkan di Nohara Shokai, Jepang.

Penempatan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah terjalin sejak Batch 1,  mahasiswa UMA berhasil menunjukkan performa yang sangat baik selama menjalani program magang.

Menurutnya, keberlanjutan kerja sama tersebut menjadi bukti nyata bahwa kualitas dan profesionalisme mahasiswa UMA mendapatkan pengakuan dari industri Jepang, sekaligus perkuat kepercayaan perusahaan terhadap lulusan Fakultas Teknik UMA.

Batch 5 di Kyodo Sangyo

Sementara itu, dua mahasiswa dari program studi teknik sipil akan memperoleh kesempatan magang di Kyodo Sangyo, Jepang.

Program ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jaringan kemitraan internasional UMA sekaligus membuka peluang baru bagi mahasiswa teknik sipil untuk mengembangkan kompetensi di lingkungan kerja global.

“Kerja sama ini juga menjadi pengakuan atas kualitas pendidikan dan kompetensi bidang konstruksi yang dimiliki mahasiswa teknik sipil UMA sesuai dengan kebutuhan industri Jepang,” ungkapnya.

Karier Internasional

Lebih lanjut  Rafiki juga menjelaskan, keberlanjutan program magang Jepang hingga Batch 4 dan Batch 5 merupakan bagian dari implementasi kebijakan internasionalisasi kampus yang telah dirancang secara sistematis.

Menurutnya, UMA terus melakukan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri global sehingga mahasiswa memiliki kompetensi yang relevan dan mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Keberlanjutan program magang Jepang hingga Batch 4 dan 5 ini, katanya merupakan bukti nyata dari restrukturisasi kurikulum yang berorientasi global.

Universitas berkomitmen membangun jalur akademik dan birokrasi yang memberikan kepastian karier internasional bagi mahasiswa.

Kami menyelaraskan pembelajaran di kelas dengan kebutuhan industri global sehingga lulusan teknik UMA memiliki daya saing yang tinggi di pasar kerja internasional,” ujar Rafiki.

Bangun Jembatan Karier 

Kepala Biro Inovasi dan Kemitraan (BIK) UMA, Dian Fajar Prayoga, menegaskan keberhasilan mahasiswa UMA pada program-program sebelumnya menjadi modal penting dalam menjaga kepercayaan mitra internasional.

Ia menjelaskan keberhasilan mahasiswa Batch 1 di Nohara Shokai telah membuka peluang bagi pelaksanaan Batch 4.

Sementara kerja sama dengan Kyodo Sangyo pada Batch 5 menjadi langkah strategis dalam memperluas cakupan industri yang dapat diakses mahasiswa UMA.

Keberhasilan mahasiswa UMA di Jepang menjadi garansi kepercayaan yang terus membuka peluang baru bagi mahasiswa berikutnya.

” Kami tidak hanya memfasilitasi program magang, tetapi juga membangun jembatan karier jangka panjang.,” kata Dian.

Para peserta magang ini diproyeksikan memiliki peluang besar untuk direkrut sebagai tenaga kerja tetap di Jepang setelah menyelesaikan programnya.

Fakultas Teknik  Pilihan Strategis

Pelaksanaan seleksi Magang Jepang Batch 4 dan 5 menjadi bukti nyata bahwa Universitas Medan Area terus menghadirkan program-program yang memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dan lulusan.

Melalui skema magang internasional yang terintegrasi dengan peluang rekrutmen kerja di Jepang, UMA berhasil menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya menghasilkan sarjana berkualitas, tetapi juga membuka akses langsung menuju dunia kerja global.

Dengan berbagai capaian tersebut, fakultas teknik UMA semakin memperkuat posisinya sebagai pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin membangun karier internasional, khususnya di sektor industri, manufaktur, dan konstruksi berstandar dunia. ( swisma)