Rindu Malaysia Webinar ke15, Beberkan Kemudahan dan Keunggulan Kuliah di Malaysia

Edukasi409 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN  –Seiring berjalannya waktu, kuliah di luar negeri bukan lagi hal yang sulit untuk dicapai dan bahkan seolah menjadi tren di kalangan pelajar Indonesia.

“Malaysia menjadi negara yang kerap menjadi tujuan pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri,” kata Direktur Tourism Malaysia Medan, Hishamuddin Mustafa, Kamis (30/12/2021)

Selain itu, karena jarak yang dekat, Malaysia juga memiliki universitas  negeri dan swasta yang berkualitas, tersebar di seluruh negeri di Malaysia, dengan biaya yang pastinya lebih terjangkau dibandingkan negara lainnya.

Disebutkan Hishamuddin, Malaysia juga memiliki izin imigrasi yang relatif lebih mudah dibandingkan dengan negara lain.

Pada webinar Rindu Malaysia “How To Study in Malaysia & Edu-Tourism, Ayo Kuliah di Malaysia” pada Kamis 23 Desember 2021 dibuka mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia (WBI), Jamik.

Jamik merupakan mahasiswa WBI yang diterima magang oleh Tourism Malaysia Medan untuk belajar mengelola acara daring dan luring selama Desember 2021 hingga Mei 2022.

Dipandu Direktur Tourism Malaysia Medan, Hishamuddin Mustafa, mengatakan tujuan webinar bertemakan pendidikan di Malaysia ini dibuat untuk memberikan informasi yang lebih jelas dan akurat mengenai kondisi pendidikan di Malaysia dan keunggulannya,  bagaimana cara mendaftar dan mendapatkan beasiswa serta hal lainnya langsung dari sumbernya.

Saat ini terdapat 170,898 pelajar internasional yang sedang menempuh pendidikan di Malaysia.

Prof. Madya Dr. Mior Harris Mior Harun, Minister Counsellor (Education) Education Malaysia Indonesia (EMI), dalam presentasinya menjelaskan 8 alasan utama melanjutkan pendidikan di Malaysia, SOP, biaya hidup, tips memilih universitas dan memberikan informasi mengenai program wisata pendidikan (edu-tourism) kepada pendengar webinar.

Turut memberikan presentasi Dr. Johan Afendi bin Ibrahim, PhD, Dekan sekolah pariwisata, perhotelan & manajemen acara dari University Utara Malaysia (UUM), Kedah.

Dalam webinar ini menyampaikan presentasi melalui tayangan video yang memperllihatkan kampus UUM dan menjelaskan mengenai program undergraduate dan postgraduate di UUM, termasuk program studi dan biaya perkuliahan, dengan akurat dan terperinci dalam bahasa Indonesia-Melayu yang mudah dipahami.

Selain UUM, Tourism Malaysia Medan juga mengundang Universiti Teknologi Mara (UiTM) Melaka untuk memperkenalkan dan memberikan maklumat yang akurat dan detil mengenai profil kampus, yang disampaikan Azwin Aksan, Dosen Senior Fakultas Perhotelan & Pariwisata UITM, Malaka.

UITM adalah sebuah universiti terkemuka di Malaysia, yang memiliki 120,000 pelajar, mendaftar dalam lebih 300 program akademik dari berbagai disiplin ilmu, di antaranya Kesehatan, Kemanusiaan, Business & Management, Sains, Ilmu Sosial dan Teknik.

Universiti ini telah berkembang dan mempunyai 3 kampus satelit, 15 kampus cawangan, 9 kampus bandar dan 19 sekolah menengah gabungan. Program yang ditawarkan terdiri atas program sarjana, prasarjana, dan pascasarjana.

Tidak ketinggalan pula, Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Perak yang tampil terakhir menyampaikan program-program studi yang ada di universitas tersebut termasuk program sarjana dan pascasarjana, cara mendaftar, dan biaya perkuliahan, disampaikan Amirul Zulaidil Shah bin Ahmad Shahrizal, Admission Officer UPSI Perak, dan Prof. Madya Dr. Muhammad Fadhil Wong Bin Abdullah, Academic Director UPSI.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Selain itu, Taylor’s University sebagai satu-satunya universitas swasta di Malaysia yang tampil dalam webinar Rindu Malaysia “How To Study in Malaysia 2022”.

Turut memberikan presentasi Dendi Fathul Hadi, Country Manager Taylor’s University. Dalam presentasinya tersebut, Dendi memberikan wawasan dan gambaran baru bagi pelajar Indonesia mengenai kesiapan Sumbner Daya Manusia (SDM) dalam menyambut pariwisata masa depan yang akan sangat berkembang pesat pasca pandemi.

Sedikitnya 120 orang dari seluruh Indonesia, terdiri atas pelajar, mahasiswa, agent perjalanan, dan media, telah mendaftarkan diri mengikuti webinar ini.

Peserta webinar memiliki kesempatan mendapatkan hadiah berupa OVO Cash dan merchandise dari TAYLOR’s University.

Untuk dapat mengetahui kampus-kampus negeri di Malaysia, Anda dapat mengunduh aplikasi Ayo Kuliah Di Malaysia . ( swisma)

Bagi Anda yang ingin mendengarkan kembali webinar “How to Study in Malaysia & Edu-Tourism 2022 Ayo kuliah di Malaysia” silakan klik Di Sini. ( swisma)