Konjen dan Temasek Polytechnic Singapura dan SMU Jajaki Kerja Sama UMSU

Edukasi191 Dilihat

MEDAN-Konjen Singapura Dr. Edmund Chia bersama Singapore Management University (SMU) dan Temasek Polytechnic melakukan kunjungan ke kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara di Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, Rabu (9/10/2024).

Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki kerja sama di bidang pendidikan antara UMSU dengan kedua institusi asal Singapura tersebut.

Rektor UMSU, Dr. Agussani, M.AP., menyampaikan apresiasi atas pertemuan tersebut dan menyebutnya sebagai langkah positif dalam memperkuat hubungan internasional antara Indonesia dan Singapura.

Pertemuan ini, katanya sangat bermanfaat untuk membangun hubungan internasional, khususnya antara UMSU dengan SMU dan Temasek Polytechnic.

“Terima kasih kepada Konsulat Singapura yang telah menjembatani hubungan ini. Kami berharap kerja sama ini akan terus berlanjut di masa depan,” ujarnya.

Kunjungan ini diisi dengan sesi diskusi yang dimoderatori Wakil Rektor III UMSU, Assoc Prof Dr Rudianto MSi. Sesi diskusi ini membahas peluang kerjasama pendidikan antara UMSU dengan pihak SMU dan Temasek Polytechnic..

Dalam pertemuan tersebut, Senior Associate Director SMU, Mr. Andrew Low, memperkenalkan SMU sebagai universitas yang didirikan pada 2000 dan akan merayakan ulang tahun ke-25 pada tahun depan.

Dia juga menjelaskan bahwa SMU memiliki pendekatan berbeda dalam sistem perkuliahannya, yang lebih menekankan kelas-kelas kecil bergaya seminar, serta kemitraan erat dengan industri.

“Kami sangat terbuka untuk UMSU datang ke SMU. Salah satu fokus kami adalah menciptakan lulusan yang siap industri, karena sejak awal pendirian, kami bekerja sama erat dengan mitra industri. Kami juga sangat bersemangat untuk menjajaki kerja sama dengan UMSU, misalnya melalui program pertukaran mahasiswa dan kolaborasi proyek,” kata Andrew Low.

Assistant Director Temasek Polytechnic, Ms. Katherina Tan, turut menyampaikan pengenalan singkat tentang institusinya yang didirikan pada 1990.

Dia menjelaskan bagaimana institusinya memastikan mahasiswa siap bekerja di industri melalui program magang yang menjadi bagian wajib dari kurikulum.

“Kami mengirimkan 2.000 mahasiswa setiap tahun ke negara-negara tetangga, termasuk Indonesia, untuk pelatihan industri. Kami sangat terbuka untuk mendiskusikan ide-ide kolaborasi dengan UMSU,” ujar Katherina Tan.

Pertemuan ini diakhiri dengan kunjungan Konjen bersama SMU dan Temasek Polytechnic ke beberapa fasilitas kampus UMSU, termasuk Pusat Kewirausahaan Inovasi dan Inkubator Bisnis (PUSKIIBI) serta UMSU Radio.. ( swisma)