DPR RI Apresiasi Progres Persiapan Muktamar Muhammadiyah Sumut

Edukasi183 Dilihat

MEDAN– Anggota Komisi VI DPR RI, Nasril Bahar, mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah yang akan diselenggarakan di Sumatera Utara pada 2027.

“Sebagai wakil rakyat, apalagi bagian dari warga persyarikatan, tentu saya merasa ikut bertanggung jawab atas sukses pelaksanaan muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Sumatera Utara,” ujarnya saat menerima kunjungan silaturahmi Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP selaku Panitia Pelaksana Muktamar, Rabu (11/2/2026).

Dalam kunjungan itu , turut didampingi Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut, Prof. Dr. H. Hasyimsah Nasution, MA di Jakarta.

Turut hadir, Sekretaris PWM Sumut, Irwansyah Putra, MA, Bendahara, Prof. Dr. Muhammad Qorib, MA, Wakil Sekretaris Drs. Mutholib, MM, Wakil Rektor II UMSU Prof. Dr. Akrim, MPd, Kepala Humas dan Protokoler UMSU, Dr. Ribut Priadi, M.I.Kom.

Nasril menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia yang telah memaparkan progres persiapan muktamar, termasuk pembangunan gedung auditorium dan sporthall kampus terpadu UMSU yang akan digunakan sebagai lokasi kegiatan.

Ia berjanji akan berupaya maksimal membantu kelancaran pembangunan kedua fasilitas tersebut agar selesai tepat waktu.

Menurut dia bangunan bernilai ratusan miliar rupiah itu berpotensi menjadi ikon kebanggaan daerah, khususnya di sektor pendidikan.

Prof Agussani menjelaskan panitia pelaksana muktamar Sumut telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk mendukung suksesnya pelaksanaan, terutama dalam menyambut peserta dan warga Muhammadiyah dari seluruh Indonesia maupun luar negeri.

“Sebagai tuan rumah, panitia perlu mempersiapkan diri secara matang dan berharap dukungan pemerintah daerah, khususnya terkait infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung lainnya,” kata Prof Agussani.

Ia menambahkan pembangunan gedung auditorium berkapasitas 7.000 pengunjung telah mencapai progres 35,5 persen, sedangkan sporthall berkapasitas 2.500 orang telah mencapai 50 persen.

Lokasi pembangunan berada di kampus terpadu UMSU di Desa Saintis, Deliserdang.

“Sejauh ini pembangunan gedung auditorium dan sporthall yang menjadi arena muktamar masih swadaya UMSU, yang harapannya bisa mendapat dukungan untuk penyelesaiannya,” ungkapnya.

Senada, Hasyimsah Nasution selaku penanggung jawab menegaskan muktamar bagi Muhammadiyah dan Aisyiyah bukan sekadar memilih pengurus, tetapi juga bagian dari dakwah.

Karena itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk datang memeriahkan suasana muktamar.

“Muktamar yang utama adalah syiarnya, sehingga penting untuk terus menyosialisasikan acara ini agar warga Muhammadiyah beramai-ramai datang menyukseskannya,” katanya.

Panitia berharap dukungan dan partisipasi pemerintah serta berbagai pihak agar pelaksanaan berjalan lancar. (swisma)