7 Dosen Terbaik Undhar Lulus Hibah Penelitian Kemenristekdikti

Edukasi770 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Universitas Dharmawangsa (Undhar) Medan berbenah dalam meningkatkan sumber daya manusia dan upaya peningkatan penelitian dosen sebagai salah satunya wujud tridharma perguruan tinggi.

Buktinya, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) melalui laman resminya telah mengumumkan penerima hibah Penelitian Anggaran tahun 2022 pada 28 April 2022 untuk 7 orang dosen terbaik dinyatakan lulus.

Rektor Undhar Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., MA memberikan apresiasi kepada seluruh dosen yang telah lolos seleksi hibah untuk didanai pemerintah melalui hibah Dikti tahun anggaran 2022.

“Diharapkan program ini menjadi sarana latihan bagi dosen pemula untuk mempublikasikan hasil penelitiannya dalam jurnal ilmiah baik lokal maupun nasional terakreditasi,” kata rektor, Senin (6/6/2022).

Sedangkan Dr Kusbianto SH Mhum yang juga Direktur Pascasarjana Undhar penerima hibah mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan pimpinan universitas (rektorat) dan Yayasan Pendidikan Dharmawangsa Medan.

Menurutnya, pihak universitas dan yayasan sudah memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada semua dosen, sehingga mendapatkan hibah penelitian.

Adapun penerima hibah tersebut, yakni Penelitian Dosen Pemula (PDP)  Asrindah Nasution dengan judul Pengembangan Media Kartu Bergambar Untuk Meningkatkan English Vocabulary Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Di Mis Nurul Hidayah Medan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

M. Arif Rahman dengan Judul Pengembangan Metode Pembelajaran Berbasis Aplikasi Kinemaster Pada Era Pembelajaran Daring di Universitas Dharmawangsa.

Sabrina Aulia Rahmah dengan Judul Rancangan Sistem E-Magang Pada Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Universitas Dharmawangsa.

Suhariyanti dengan Judul Pengembangan Bahan Ajar Teks Biografi Berbasis Nilai Etik di Era 4.0. Welnof Satria dengan Judul Steganografi Metode Least Significant Bit (LSB) dan End of File (EoF) Pada Keamanan Data Digital.

Zelvi Gustiana dengan Judul Komparasi Data Mining Klasifikasi Pada Pemilihan Dosen Terbaik dengan Menggunakan Metode Algoritma C 4.5 dan Naive Bayes.

Selanjutnya, Penelitian Pascasarjana-Penelitian Tesis Magister (PPS-PTM) Kusbianto dengan Judul Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja/Buruh dalam Perjanjian Kerja Waktu Tertent (PKWT) ditinjau dari UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Studi Kasus PT. Panca Usaha Makmur).

Penerima hibah Program Kompetitif Nasional dan Penugasan di Perguruan Tinggi Tahun Anggaran 2022 Tahap Pertama merupakan pengusul yang proposalnya dinyatakan lolos seleksi, dan yang bersangkutan telah mengisi serta mengunggah dalam Simlintamas (Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat). (swisma)