PGN dan Pemkot Medan Perkuat Koordinasi Penyediaan Energi Aman dan Berkelanjutan

Bisnis46 Dilihat

MEDAN-PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memperkuat koordinasi penyediaan energi dengan pemerintah kota Medan beberapa waktu lalu.

Forum ini membahas berbagai langkah strategis terkait kesiapan distribusi energi, penguatan koordinasi antar instansi, hingga upaya antisipatif dalam menjaga keandalan energi bagi masyarakat maupun sektor usaha di Medan.

Dalam kesempatan ini, PGN Area Medan menegaskan komitmen dalam mendukung pengembangan jaringan gas bumi (jargas) di Kota Medan sebagai bagian dari upaya memperluas akses energi bersih dan ramah lingkungan bagi masyarakat.

Area Head PGN Medan, Agus Kurniawan berharap pengembangan jargas dapat memberikan manfaat berupa energi yang lebih praktis, aman, efisien, dan berkelanjutan bagi pelanggan rumah tangga maupun sektor usaha.

“PGN berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan dan stakeholder terkait dalam mendukung pengembangan infrastruktur energi, terutama gas bumi, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Agus , Jumat (8/5/2026).

Saat ini, pelanggan jargas di Kota Medan telah mencapai 45.234 Sambungan Rumah (SR).

PGN juga melayani 441 pelanggan kecil yang kebanyakan bergerak di bidang restoran& kafe, serta 190 pelanggan komersial/ industri.

Layanan gas bumi yang andal dan terus berkembang di Kota Medan, diharapkan turut mendukung perputaran roda ekonomi masyarakat Medan.

Melalui rapat koordinasi yang intensif dengan Pemkot Medan, PGN berharap jalinan kerja sama senantiasa terjaga dan memperkuat langkah bersama dalam merumuskan strategi distribusi energi yang terintegrasi.

Selain itu, memperkuat pelayanan energi demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Disebutkan Agus, PGN siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah beserta stakeholder sektor energi lainnya energi guna memastikan distribusi energi di  Medan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan berkelanjutan.

Kolaborasi antar stakeholder juga menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem distribusi energi yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan daerah,( swisma)