2022, DJP Sumut Targetkan Penerimaan Pajak Rp17,69 Triliun

Bisnis487 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN-
Tahun 2022, Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara I (Kanwil DJP Sumut I) ditargetkan mendapat penerimaan pajak hingga 17,69 triliun.

Kepala Kanwil DJP Sumut I Eddi Wahyudi mengatakan target ini diumumkan setelah menggelar rapat Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) I Kanwil DJP Sumut I tahun 2022 yang dihadiri oleh seluruh Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di Lingkungan Kanwil DJP Sumut I secara virtual.

Eddi Wahyudi menyampaikan terima kasih atas kinerja luar biasa yang diberikan pada 2021, serta memberikan semangat untuk terus lanjutkan ukir prestasi di tahun 2022.

Enam Kantor Pelayanan Pajak yang mendapat penghargaan atas capaian penerimaan melampaui target penerimaan yaitu KPP Pratama Binjai dengan capaian 129,28%, KPP Pratama Medan Barat (123,91%), KPP Pratama Medan Polonia (119,16%), KPP Pratama Medan Belawan (117,58%), KPP Pratama Lubuk Pakam (113,54%), dan KPP Pratama Medan Petisah (111,64%).

“Dengan target penerimaan Kanwil DJP Sumut I tahun 2022 sebesar 17,69 T, maka berbagai peluang dan kesempatan yang ada seperti pertumbuhan ekonomi di Sumut adanya Program Pengungkapan Sukarela (PPS), peningkatan tarif PPN. Kami optimis target penerimaan tahun ini dapat tercapai 100%,” katanya, Jumat (25/2/2022).

Edy menyebutkan, Kanwil DJP Sumut I saat ini juga sedang melakukan pembangunan Zona Intergritas Menuju Wilayah Bebas (WBB) dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Untuk itu kami mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh stakeholders kanwil DJP Sumatera Utara I, agar hal tersebut dapat terwujud dengan baik,” pungkasnya. (swisma)