LLDikti Apresiasi USM Indonesia Hasilkan Lulusan Berkualitas dan Perkuat Jejaring Internasional

Edukasi91 Dilihat

MEDAN-Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia semakin menegaskan langkahnya menuju kampus global melalui visi menjadi universitas yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global pada 2038.

Pada visi USM Indonesia tersebut seiring dengan pengakuan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLdikti) Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, MA Ph.D yang mengapresiasi capaian universitas ini yang terus melahirkan lulusan berkualitas dan membuka jejaring internasional.

“Keberhasilan hari ini patut disyukuri, karena tidak semua seangkatan Anda di 2021 bisa melanjutkan kuliah,” kata Saiful pada wisuda 1.381 lulusan USM Indonesia di Griya Benn Convention Hall, Jalan T. Amir Hamzah  Medan, pada Rabu dan Kamis (15-16/10/2025).

Hadir pada wisuda periode II tahun akademik 2025/2026 dari berbagai fakultas dan jenjang pendidikan mulai Diploma III, Sarjana, hingga Magister
Rektor USM-Indonesia Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba SH M.Kes,
Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr. Parlindungan Purba, SH, MM serta para undangan lainnya.

Pada wisuda hari pertama, Rabu (15/10/2025) wisuda diikuti sebanyak 719 orang yang tetbagi dua sesi ( pagi dan siang) dan dirangkai penanda tanganan kerja sama antara USM Indonesia dan Onodera User Run Co., Ltd., Jepang.

Menurut Saiful, saat ini baru sekira 32 persen lulusan SMA di Indonesia yang melanjutkan ke perguruan tinggi, sementara di Malaysia sudah 50 persen lebih. Karena itu lulusan USM Indonesia harus bisa menyelesaikan kuliahnya.

Ia juga berpesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan IPK, melainkan mengembangkan kemampuan sosial dan budaya melayani yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.

Menurutnya budaya melayani adalah budaya yang baik dan harus terus ditingkatkan. Konsistensi dan disiplin adalah kunci utama keberhasilan seseorang.

Dia juga berpesan, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari seberapa tinggi nilai akademik mahasiswa, tetapi juga dari sejauh mana hasil riset dan inovasi kampus berdampak memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan negara.

Dikatakannya, perguruan tinggi saat ini dituntut untuk menghasilkan riset-riset mini yang aplikatif,  riset sederhana tetapi berdampak, seperti untuk membantu petani meningkatkan hasil panen, menurunkan angka stunting, atau menangani masalah hipertensi.

” Inilah bentuk nyata kontribusi kampus bagi bangsa,” ujar Prof. Saiful.

Rektor USM-Indonesia Prof. Dr. Ivan Elisabeth Purba SH, M.Kes pada sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya prosesi wisuda yang menandai pengakuan atas pencapaian ilmu pengetahuan dan kompetensi para lulusan.

Dengan diwisudanya 1.381 lulusan ini,  maka total alumni mencapai 15.666 orang yang tersebar di seluruh Indonesia dan sejumlah negara.

Ivan menyebutkan, dengan menyandang gelar akademik, para lulusan kini memikul tanggung jawab yang lebih besar untuk berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, serta peradaban dunia dan kemanusiaan,.

Dia juga menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis, adaptif terhadap digitalisasi, dan semangat life-long learning.

Ivan berharap lulusan USM-Indonesia mampu menunjukkan karakter unggul yang berlandaskan nilai-nilai Spiritualisme,Intelektualisme, Profesionalisme, Nasionalisme, dan Globalisme (STRoNG) sebagai ciri khas universitas.

Terkait dengan capaian USM Indonesia, Prof. Ivan menyebutkan  saat ini USM-Indonesia terakreditasi “Baik Sekali” dengan 24 program studi aktif yang terdiri dari jenjang Diploma, Sarjana, Profesi, dan Pascasarjana.

Sedangkan tiga program studi bahkan telah meraih akreditasi Unggul,  yakni S2 Kesehatan Masyarakat, S1 Kesehatan Masyarakat, dan S1 Ilmu Komunikasi.

Pada tahun ini, USM Indonesia selain menerima 25 mahasiswa asing asal Timor Leste juga terus mengembangkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi tenaga pendidik.

Pada bidang pembelajaran, USM-Indonesia dipercaya  Perpustakaan Nasional dan Kemdikti Saintek untuk melaksanakan KKN Tematik Literasi di 20 perpustakaan Kabupaten Deli Serdang.

Sedangkan dari sisi penelitian dan pengabdian masyarakat, USM-Indonesia memperoleh 37 hibah dari Kemdikti Saintek, serta sejumlah prestasi kemahasiswaan di bidang seni, olahraga, debat, hingga kewirausahaan.

Selain itu untuk memperkuat kerja sama akademik dan profesional, universitas ini  menjalin kolaborasi dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri, di antaranya BRIN, Kemenkumham, BMKG, RSUP H. Adam Malik, Universitas Padjadjaran, Lincoln University College Malaysia, hingga Handong Global University Korea.

Menurutnya semua perkembangan ini tidak lepas dari dukungan yayasan, dosen, mahasiswa, alumni, dan para mitra yang telah bekerja keras menjaga atmosfer akademik yang kondusif, bersih, dan bebas dari narkoba.

Ketua Yayasan Sari Mutiara Indonesia Dr Parlindungan Purba SH MM MM dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang mempercayakan pendidikan anak-anaknya di Universitas Sari Mutiara Indonesia.

Parlindungan juga mengatakan, banyak kemajuan yang telah dicapai USM Indonesia, seperti keberhasilan mempertahankan penilaian Unggul terhadap program studi S2 Kesehatan Masyarakat.

Namun dia mengingatkan agar seluruh civitas akademika USMI-Indonesia tidak lekas berpuas diri atas kemajuan yang berhasil diraih.

Pada wisuda tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama USM Indonesia dan Onodera User Run Co., Ltd., Jepang, perusahaan rekrutmen tenaga kerja asal Tokyo yang dilakukan Prof Ivan Elisabeth Purba dengan Director Onodera User Run (OUR) Mr. Hamada.

Kerja sama ini bertujuan membuka peluang bagi lulusan USM Indonesia untuk bekerja di Jepang melalui Onodera User Run (OUR) Indonesia, Jakarta Center, sebuah pusat pelatihan keterampilan khusus yang memberikan pelatihan gratis bagi tenaga muda berusia 18–28 tahun dalam skema Specified Skilled Worker (SSW).

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan USM Indonesia. Mahasiswanya aktif, ramah, dan penuh semangat. Jepang sangat menghargai orang yang jujur, disiplin, dan tepat waktu,” ujar Hamada.

Perusahaan asal Jepang itu diketahui ini membuka ruang kelas pelatihan di USM Indonesia dengan lebih dari 300 peserta aktif.

Para lulusan yang diwisuda  terdiri dari Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Fakultas Sains Teknologi dan Sistem Informasi, serta Fakultas Komunikasi dan Perpustakaan, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan.

Sedangkan wisuda pada Kamis (16/10/2025) diikuti 662 lulusan terdiri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, serta Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan serta Fakultas Ilmu Pendidikan.

Dari lulusan tersebut di antatanya berprestasi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, yakni Aldi Munawar Kaloko (S2 Kesehatan Masyarakat, IPK 3,57) dan Enjelina Oktaviani Zandrato (Profesi Ners, IPK 4,00). ( swisma)