Bupati Karo Kawal Langsung Pelayanan Dukcapil sebagai Respons Aduan Warga

News105 Dilihat

KARO Bupati Karo, Brigadir Jenderal Polisi (Purnawirawan) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karo, Jumat (25/04/2025).

Sidak ini merupakan tindak lanjut atas aduan masyarakat terkait lambatnya pelayanan administrasi kependudukan.
Aduan tersebut diterima Bupati melalui pesan WhatsApp dari warga yang mengalami kendala dalam pengurusan dokumen penting, seperti perubahan nama anak dalam Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran.

Warga tersebut telah dua kali datang ke kantor Disdukcapil namun belum mendapatkan kejelasan. Akibatnya, proses pengurusan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk anaknya ikut tertunda.

“Mendapat laporan langsung dari warga, saya merasa perlu turun langsung agar bisa melihat kondisi pelayanan di lapangan dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat,” ujar Bupati Karo saat diwawancarai di lokasi.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyapa warga yang sedang mengantre dan menanyakan pengalaman mereka selama mengurus dokumen. Beberapa warga mengaku telah menunggu hingga tiga hari tanpa kejelasan proses. Hal ini mengindikasikan perlunya perbaikan sistem layanan yang lebih cepat dan efisien.

Bupati Karo menekankan pentingnya penerapan sistem _One Stop Service dan One Day Service_, yakni pelayanan satu pintu yang memungkinkan masyarakat menyelesaikan urusan dokumen dalam satu hari. Ia juga mendorong sosialisasi yang lebih masif agar masyarakat mengetahui persyaratan dokumen yang harus dipersiapkan sebelum datang ke kantor Disdukcapil.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Saya ingin agar pelayanan dasar ini bisa selesai dalam sehari. Tapi ini hanya bisa tercapai jika masyarakat juga paham dan siap dengan persyaratan yang lengkap,” tegasnya.

Selain memantau langsung pelayanan di kantor, Bupati juga mengapresiasi Kepala Dinas Dukcapil beserta jajaran yang sedang melaksanakan program layanan jemput bola di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi. Program ini dianggap sebagai inovasi untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terpencil.

“Pelayanan jemput bola merupakan inovasi yang sangat baik. Tapi kantor Disdukcapil tetap harus memberikan pelayanan maksimal dan terkoordinasi dengan baik,” tambahnya.

Menutup kunjungannya, Bupati Karo mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan keluhan terkait layanan administrasi kependudukan melalui kanal Dukcapil Karo Menjawab di situs resmi https://www.lapor.go.id. Ia berharap, partisipasi aktif masyarakat akan mempercepat penyelesaian masalah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.(TK-1)