Komisi IV DPRD Medan Apresiasi Gercep Dishub Perbaiki LPJU

MEDAN, – Komisi IV DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, Senin (21/4/2025). Salah satunya guna membahas banyaknya lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kota Medan.

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV, Paul Mei Anton Simanjuntak, dan dihadiri sejumlah Anggota Komisi seperti Datuk Iskandar Muda, El Barino Shah, Lailatul Badri, Renville P Napitupulu, Romi Van Boy, Dame Duma Hutagalung dan Zulham Efendi.

Sementara dari Dinas Perhubungan dihadiri langsung Plt Kadishub, Suriono dan sejumlah kabidnya, diantaranya Ami Kholis Hasibuan, Gultom S Parlin dan Richard Simatupang. “Saya mendapat laporan saat Sosper kemarin, ada warga yang terjatuh di Jalan Pembangunan, Medan Helvetia, karena jalan gelap tidak ada penerangan. Alhasil, korban mengalami luka parah di bagian wajah dan saat ini menjalani rawat inap di rumah sakit,” ucap Dame.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Menjawab hal itu, Plt Kadishub Suriono memastikan lampu penerangan jalan yang putus di jalan Pembangunan sudah dipasang. “Pemasangan kita lakukan kemarin juga, setelah mendapat laporan dari Ibu Duma. Untuk penggantian lampu penerangan jalan umum, kita pastikan akan dilakukan secepatnya asalkan denah atau lokasinya jelas,” ujar Suriono.

Ditambahkan Suriono untuk penggantian lampu penerangan jalan umum masih bisa diakomodir. “Kalau lampu mati bisa jadi bola, NCB atau wayar yang rusak, sehingga masih bisa diakomodir. Tapi apabila untuk pemasangan unit tiang yang baru tidak bisa saat ini akibat adanya efisiensi anggaran,” tuturnya.

Mendengar penjelasan Suriono, Dame Duma mengapresiasi gerak cepat (gercep) dari Dishub Medan. “Saya apresiasi respon cepatnya. Memang seperti itulah yang dibutuhkan masyarakat dari pemerintah, yakni respon dan gerak cepat,” ucapnya. (Nett)

Recent Posts