DPRD Medan Dukung Pelatihan UMKM Jualan Online, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas

MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas UKM, Perindustrian, dan Perdagangan akan menggelar pelatihan strategi digital bagi 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna meningkatkan penjualan secara online.

Program ini mendapat dukungan dari DPRD Kota Medan sebagai langkah konkret dalam mendorong UMKM naik kelas di era digital.

100 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Digital Marketing

Kepala Dinas UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar, menyampaikan bahwa pelatihan akan dilaksanakan pada Jumat (27/3/2026) dan diikuti oleh 100 pelaku usaha dari berbagai sektor.

Menurutnya, pelatihan ini menghadirkan narasumber profesional, termasuk trainer dari platform e-commerce dan fotografer profesional.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menerapkan strategi efektif berjualan online,” ujarnya.

Materi Fokus pada Strategi Jualan dan Foto Produk

Dalam pelatihan tersebut, peserta akan mendapatkan pemahaman tentang digital marketing, termasuk cara memanfaatkan platform online untuk meningkatkan penjualan.

Selain itu, pelaku UMKM juga akan dilatih teknik fotografi produk untuk memperkuat identitas brand dan menarik perhatian konsumen di pasar digital.

“Peserta akan belajar membuat konten visual yang menarik agar produk lebih kompetitif di marketplace,” jelas Hendra.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Diharapkan UMKM Medan Bangkit dan Naik Kelas

Pemko Medan berharap pelatihan ini dapat membantu pelaku UMKM bangkit dan berkembang di tengah persaingan digital yang semakin ketat.

Kegiatan ini juga direncanakan akan dihadiri oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan UMKM.

DPRD Medan Minta Program Berkelanjutan

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Medan, dr. Faisal Arbie, menyambut baik pelatihan tersebut dan berharap program ini dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Ia menilai pelatihan digital sangat penting untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

“Program ini harus terus dilanjutkan dan dievaluasi agar semakin efektif,” ujarnya.

Dorong Sosialisasi Merata ke Seluruh Wilayah

Faisal juga meminta agar program pelatihan UMKM ini disosialisasikan secara merata hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

Hal ini penting untuk menghindari kesenjangan informasi serta memastikan seluruh pelaku UMKM memiliki kesempatan yang sama.

“Jangan sampai ada anggapan program ini hanya untuk kelompok tertentu. Sosialisasi harus merata,” tegasnya. (Red)

Recent Posts