Sekretariat DPRD Medan Apel Khusus Deklarasi Birokrasi Anti Korupsi

MEDAN – Melalui apel khusus, Sekretariat DPRD Medan deklarasikan pencanangan pembangunan Zona Integritas menuju budaya kerja birokrasi anti korupsi dan fokus peningkatan pelayanan publik. Apel khusus di halaman kantor DPRD Medan menghadirkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pekerja Harian Lepas (PHL) di lingkungan sekretariat DPRD Medan, Senin (2/10/2023).

Saat apel khusus deklarasi zona integritas yang dipimpin Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Medan M Ali Sipahutar menekankan kepada seluruh aparatur supaya anti korupsi dan menciptakan budaya birokrasi yang fokus pada pelayanan publik. Ali Sipahutar berharap seluruh ASN dan PHL ikut berperan mendukung wilayah bebas korupsi. “Kita sepakat bertekat wilayah sekretariat DPRD Medan bebas korupsi,” ucapnya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Dijelaskan Ali Sipahutar, melalui Pencanangan Zona Integritas sebagai upaya mengakselerasi tercapainya tujuan birokrasi yang bersih dan bebas dari KKN, serta peningkatan pelayanan publik. “Pembangunan zona integritas menuju WIlayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi dan Bersih Melayani (WBBM) di lingkungan sekretariat DPRD Medan,” harapnya.

Ditambahkan Ali Sipahutar, dengan zona integritas dapat tercipta budaya birokrasi yang fokus kerja melalui pembangunan unit kerja percontohan di lingkungan sekretariat DPRD Medan. “Kita harapkan semua aparatur dapat memahami dan dukungan semua pihak,” sebutnya.

Saat apel khusus deklarasi zona integritas, juga dihadiri Kabid Pengembangan karir BKPSDM Pemko Medan M Fazwar Wahid ST MSi, Kabag Umum Emilda S STP M Si, Kabag Persidangan dan Perundang undangan Andres Willy Simanjuntak SH, Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Dra Lily Carolina Batubara, Kasubbag Tata Usaha dan Kepegawaian Bagian Umum Dr Jannatun Nisa MA serta seluruh ASN dan HPL di sekretariat DPRD Medan.

Usai apel, seluruh aparatur akan mengikuti lanjutan sosialisasi anti korupsi di ruang Banmus. (red)

Recent Posts