Ketua DPRD Medan Ajak Pemuda Nias Lestarikan Budaya dan Tingkatkan Harmonisasi

Politik301 Dilihat

MEDAN – Ketua DPRD Medan Hasyim SE mendukung penuh pelaksanaan HUT DPW dan DPC Pemuda Peduli Nias Kota Medan yang digelar 22 Oktober mendatang. Hasyim menyebut kegiatan itu sangat poritif dan berharap akan meningkatkan sinergitas dengan suku lain agar tetap terjaga harmonisasi kebangsaan.

Hal tersebut disampaikan Hasyim saat menerima audensi pengurus DPW & DPC Pemuda Peduli Nias Kota Medan, kemarin. Dalam audensi PPN mrngundang Hasyim SE hadit dalam perayaan HUT ke-2 DPW & DPC pada 22 Oktober mendatang.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Pada kesempatan itu Hasyim mengajak PPN untuk melestarikan adat dan budaya Nias agar tidak lekang oleh zaman.

“Ragam budaya dan adat di tanah air harus tetap dijaga dan merupakan suatu kekayaan besar bagi bangsa,” ujar Hasyim SE yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan itu.

Saat audensi, para pengurus PPN sangat berharap pada perhelatan nanti Hasyim SE turut hadir. Bahkan diinformasikan acara juga akan dihadiri Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly. Disampaikan, acara tersebut akan dihadiri 1.500 sampai 2.000 orang. Terdiri dari 10 DPC se-Sumut dan 18 PAC se-Kota Medan juga akan hadir. (red)