DELISERDANG – Ketua Permabudhi Sumut, Drs wong Chun Sen Tarigan MPdB bersama Ketua Magabudhi Sumut, PMd Khadirin SE SAg, bersama rombongan berangkat dari kota Medan menuju desa Tuntungan 1 Jalan Kotalimbaru mengunjungi rumah seorang warga setempat bernama Juli Arianto (47) di Kecamatan Pancur Batu kabupaten Deliserdang provinsi Sumatera Utara, Minggu (6/8/2023).
Perjalanan rombongan Permabudhi dan Magabudhi Sumut ke tempat itu menempuh waktu 60 menit dari kota Medan.
Di kediaman Juli Arianto terlihat seorang nenek diketahui berusia 92 tahun yang hanya bisa duduk dan tertidur. Juli Arianto mengaku jika nenek tersebut bernama Rohani. Karena sudah tua sehingga tidak kita ketika berjalan walau sebentar.
Dengan tatapan senang bercampur bahagia, sang nenek pun tersenyum ketika Wong Chun Sen bersama Khadirin membopong tubuh si nenek untuk di dudukkan di kursi roda yang merupakan bantuan dari organisasi umat Budha tersebut.
Nenek Rohani berterimakasih atas bantuan Kurdi roda yang diberikan kepadanya. ” Terimakasih pak Wong dan Pak Khadirin, saya akhirnya sudah bisa berkeliling di rumah dengan bantuan Kurdi roda ini. Semoga bapak bapak sekalian diberikan balasan Budi yang baik oleh Tuhan yang Maha Kuasa dan sukses dalam menjalankan aktivitas,”ujar nenek tersebut didampingi anak dan cucu nya.
Dirumah sederhana dan berdinding papan berlantai semen itu, Wong Chun Sen mengatakan kiranya kursi roda yang mereka berikan dapat bermanfaat membantu si nenek beraktivitas.
” Bantuan ini Kami berikan sebagai bentuk tali asih kami dari pengurus Permabudhi dan Magabudhi Sumut. Kami mendengar informasi ini dari pak Khadirin dimana dikatakan ada seorang nenek berusia 92 tahun sangat membutuhkan kursi roda. Apalagi baru semalam (5/8-red) pak Khadirin baru dilantik menjadi ketua Magabudhi Sumut. Jadi sekalian kami juga ingin bersama menyerahkan bantuan kursi roda ini bagi nenek,”ujar anggota DPRD Kota Medan ini.
BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.
Usai memberikan bantuan satu unit Kursi roda tersebut, Wong Chun Sen dan Khadirin bersama rombongan pamit kembali ke kota Medan untuk melanjutkan kegiatan sosial lainnya.
Turut hadir pada kegiatan itu, Sri Moegi yang merupakan anggota Magabudhi Sumut, Wakil Sekretaris Permabudhi Sumut, Rudi Hartono, S.Kom dan awak media. (red)