UMSU Raih 2 Emas, 1 Perak MTQ Mahasiswa Nasional

News186 Dilihat

MEDAN-Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ( UMSU)  sukses merebut 2 medali emas, 1 perak dan 1 juara harapan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional 2023 yang digelar di Universitas Brawijaya, Malang.

Medali yang diraih pada MTQMN yakni, Juara I Tilawah Putra atas nama Daud Sitorus.

Berikutnya, juara 1 Hifzil 10 Juz Putra atasnama Mursyid Affandi Rangkuti, juara 2 Qiraat Sab’ah (Adnan Tumangger) serta juara Harapan 1 Hifzil Quran 30 Juz atas nama Nasrullah Jamil.

Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP menyampaikan, rasa bangga atas sukses yang berhasil diraih para mahasiswa di ajang MTQMN 2023 di Universitas Brawijaya, Malang.

“Selamat kepada seluruh tim, qori dan qoriah yang telah meraih prestasi membanggakan di ajang MTQMN 2023,” ungkapnya, Kamis Malam (9/11/2023).

Dijelaskan, prestasi membanggakan yang diraih para mahasiswa di ajang MTQMN 2023 adalah bukti komitmen kampus dalam pembinaan di bidang kemahasiswaan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademis.

UMSU juga memberi ruang dan kesempatan luas kepada para mahasiswa untuk memgembangkan bakat di bidang keterampilan dan seni membaca Al Qur’an.

Dukungan universitas kepada setiap mahasiswa untuk mengembangkan semua potensi yang dimiliki tak sebatas memberi kesempatan untuk berkompetisi, tapi juga menyediakan sarana dan prasarana untuk berlatih.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“UMSU menyediakan wadah, salah satunya Lembaga Pendidikan Tilawatil Qur’an (LPTQ) kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi kemampuan dalam bidang seni membaca dan memghafal Al Qur’an,” katanya.

Dia berharap, raihan prestasi di ajang MTQMN 2023 bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya.

“Semoga prestasi ini bisa memberi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk mengasah dan memgembangkan kemampuan serta keterampilan,” katanya.

Pada ajang itu Wakil Rektor III UMSU, Dr. Rudianto, M.Si yang mendampingi langsung para mahasiswa serta menghadiri penutupan.

Dia menjelaskan, MTQMN merupakan ajang yang sangat bergengsi karena diikuti oleh seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.

Artinya persaingan untuk meraih prestasi sangat ketat karena setiap peserta berusaha maksimal untuk meraih yang terbaik.

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Nasional sendiri merupakan salah satu ajang bergengsi yang digelar dua tahun sekali.

MTQMN dilaksanakan Kemendikbudristek dalam upaya pengembangan talenta mahasiswa dibidang  Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Lebih lanjut Rudianto menjelaskan, UMSU sebagai salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah berupaya maksimal guna meraih prestasi pada MTQMN 2023.

Para mahasiswa yang ikut MTQMN berlatih secara rutin dan mengasah kemampuan melalui lembaga Pendidikan Tilawatil Qur’an UMSU.( swisma)