Tingkatkan Kompetensi ASN, BKPSDM Kota Medan Gelar Bimtek Coaching dan Mentoring

MEDAN – Sebanyak 65 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan mengikuti Bimbingan Teknis Coaching dan Mentoring yang diselenggarakan Badan Kepegawaian & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan di Hotel Grand Mercure, Selasa (29/10/2024).

Bimtek yang berlangsung selama dua hari itu bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan para ASN Pemko Medan dalam melaksanakan tugasnya masing-masing.

Acara dibuka Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Ferri Ichsan. Selain itu hadir juga Kepala BKPSDM Kota Medan Subhan Fajri Harahap, para nasarumber dari Lembaga Administrasi Negara RI diantaranya Yanti Manurung dan Merry Hasibuan.

Ferri Ichsan mengapresiasi digelarnya bimbingan teknis coaching dan mentoring ini, sebab menjadi langkah strategis sebagai upaya mengoptimalkan sistem manajemen ASN di lingkungan Pemko Medan.

“Melalui bimtek ini saya berharap para peserta memproleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan sehingga mampu meningkatkan kompetensi dalam rangka mendukung kinerja organisasi tempatnya bekerja,”kata Ferri Ichsan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Dari data yang ada, Ferri Ichsan menyebutkan peningkatan kompetensi ASN akan berdampak positif terhadap kinerja organisasi, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Oleh sebab itu, di era saat ini setiap ASN dituntut untuk terus beradaptasi dan meningkatkan keterampilan agar memenuhi ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi.

“Karena itu manfaatkan bimtek ini untuk belajar, bertukar pikiran serta berkomitmen untuk mengembangkan diri demi terwujudnya Pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel,” pesannya.

Sebelumnya Kepala BKPSDM Kota Medan menjelaskan, tujuan dilaksanakannya bimtek ini adalah sebagai langkah pembinaan juga pendampingan yang diperuntukkan kepada ASN guna mengembangkan kemampuan, keahlian, serta keterampilan baik pengetahuan soft skill maupun hard skill.

“Pelaksanaan bimtek ini diikuti oleh 65 orang peserta yang merupakan Pejabat Administrator, dan dibagi dalam dua angkatan. Bimtek ini nantinya berlangsung selama dua hari dari tanggal 29 s/d 30 Oktober 2024,” jelasnya. (Red)

Recent Posts