Terseret Kereta Api Sejauh 30 Meter di Lubuk Pakam, 6 Penumpang Mobil Tewas 1 Kritis

News166 Dilihat

LUBUK PAKAM – Naas, enam penumpang mobil sekeluarga tewas usai kendaraan yang mereka tumpangi ditabrak kereta api (KA) di perlintasan KA di Dusun I Desa Pagar Jati, Lubukpakam, Deliserdang, Minggu (21/7/2024) siang. Sementara satu orang lainnya kritis.

Polisi yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban meninggal duni ke RSUD Amri Tambunan. Satu korban kritis dibawa ke RS Sari Mutiara Lubuk Pakam.

Kepala Satuan Lalulintas Polresta Deliserdang, Kompol Budi mengatakan, peristiwa tabrakan itu terjadi ketika KA penumpang Sri Bilah KA U51A melaju dari arah Rantau Prapat menuju Medan dan bertabrakan dengan mobil Toyota Rush warna hitam, dengan nomor polisi, BK-1496-MAA itu.

Mobil tersebut mengangkut tujuh penumpang dari Desa Sukamandi Hulu Kecamatan Pagar Merbau menuju Desa Pagar Jati Kecamatan Lubuk Pakam.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Mobil tersebut terseret sejauh 30 meter karena bentura keras dengan KA.

“Korban berjumlah 7 orang. Meninggal dunia 6 orang dan 1 orang kritis,” sebutnya.

Adapun enam korban tewas, yakni Ramses Manullang, suami, (51) dan kelima anaknya, Gabriella Dwiyana Manullang (28), Sarah Tabita Manullang (26), Yohanes Manullang (24), David Junior Manullang (22), dan Nikon Monang Manullang (20).

Satu korban kritis, istri dari Ramses Manullang, yaitu Herawaty Manurung (52), mengalami luka berat. (Red)