Terlambat Apel Pagi, 9 Personel Polrestabes Medan Diberikan Sanksi Fisik

News526 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Polrestabes Medan menggelar kegiatan rutin apel pagi, Senin (23/5/2022) sekira pukul 08.30 WIB. Apel dipimpin Waka Polrestabes Medan AKBP Dr Yudhi Hery Setiawan SIK MSi dan diikuti oleh pejabat utama dan seluruh personel Polrestabes Medan.

Namun kegiatan itu dicatat dan masuk laporan pimpinan di Polrestabes Medan, tenyata cukup banyak ada 9 personel tidak disiplin mengikuti apel pagi.

Propam Polrestabes Medan selanjutnya mencatat nama para anggota polisi yang tidak ikut apel pagi. Propam menunggu kehadiran para personel sampai jam 09.10 WIB untuk melaksanakan apel tersendiri kemudian diberikan sanksi berupa tindakan fisik.

Kasie Propam Polrestabes Medan Kompol Tomy mengaku, tindakan itu sebagai pembelajaran agar tidak terlambat waktu apel pagi yang sudah ditentukan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Diakuinya,, apel pagi hari senin yang diambil oleh Bapak Waka Polrestabes Medan tentang personil yang tidak disiplin dalam melaksankan tugas dan tidak melaksanakan apel.

“Agar dilakukan tindakan disiplin kepada personel yang terlambat apel dan yang tidak apel pagi,” ujarnya.

Kemudian dilanjutkan pembinaan bagi personel yang melakukan pelanggaran disiplin dan diberikan arahan oleh bapak Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP Arman Muis SH SIK dan Paur Binplin Polrestabes Medan Ipda M Adi Putra. (swisma)