Tanggul Sungai Aek Mandosi Rianiate Porsea Terancam Jebol

News553 Dilihat

TOBA- Hujan deras mengguyur daerah kecamatan Porsea dan sekitarnya beberapa waktu lalu membuat 3 titik tanggul Sungai Aek Mandosi dikecamatan Porsea Kabupaten Toba terkikis.

Kikisan tanggul lebih parah ada di Dusun II Reniate Desa Raut Bosi. Tanggul sungai yang juga dijadikan jalan menuju Silamosik itu terlihat hampir putus dan kikisan tanggul panjangnya mencapai 50 meter lebih.

Warga setempat berharap pihak Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Asahan dan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) II  Sumut untuk cepat tanggap mengatasi tanggul yang terkikis. Apalagi saat ini masuk musim penghujan.

Mereka kuatir, jika  tanggul tidak segera diperbaiki secara permanen maka akan berdampak pada kerusakan sawah dan harta benda milik warga.

Camat Porsea Edward Sidabutar saat meninjau serta memantau persiapan gotong royong pemasangan cerocok bambu yang rencananya berlangsung besok, Kamis (29/09/2022) mengatakan, jauh hari sebelumnya warga telah melakukan gotong royong massal.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Saat gotong royong, warga sudah mengisi karung goni dengan pasir dan sebagian warga lainya mempersiapkan cerocok bambu untuk penahan tumpukan karung.

“Jauh hari sebelumnya warga sudah kita ajak untuk bergotong royong. Beberapa warga sudah mempersiapkan karung goni yang diisi pasir. Kemudian ada yang mempersiapkan cerocok bambu. Semua dikerjakan secara bergotong royong” ujar Edward, Rabu (28/09/2022).

Disampaikanya, untuk mempermudah pekerjaan penancapan cerocok bambu  dan penyusunan tumpukan karung goni yang telah terisi pasir maka  pihaknya akan mendatangkan alat berat milik pemkab Toba.

“Iya, untuk mempermudah dan mempercepat penancapan cerocok dan penumpukan karung goni kita sudah memohon kepada Bapak Bupati untuk mobilisasi alat berat milik dinas PUPR Kab Toba. Mudah mudah saat gotong royong besok bisa datang cepat waktu,” terangnya. (James Sirait)