Tanggap Bencana Kebakaran, Antonius Tumanggor Sosialisasikan Perda No.6 Tahun 2016

News204 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Tanggap Bencana Kebakaran, Anggota DPRD Medan Antonius D Tumanggor S.Sos kembali Sosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) No. 6 tahun 2016 Tentang Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran, Sabtu di Jalan Masjid Ujung, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (5/11/2022) sore

Dalam sambutannya, Antonius mengucapkan terimakasih atas kehadiran Kadis Albon Sidauruk, diwakili Drs.Thomas Ginting, Sekretaris Lurah Sei Agul, Harun dan ratusan masyarakat yang hadir dalam kegiatan Sosperda kali ini. “Sama kita ketahui, semua aspirasi masyarakat yang ditampung pada saat kegiatan Reses maupun Sosper, sudah hampir terealisasi, seluruhnya,” katanya.

Dan yang pasti, sambung dewan dari Dapil I ini, perlu kita apresiasi perhatian dari Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan untuk pemasangan lampu jalan, termasuk kesediaan Kadis DPKKM, Albon Sidauruk yang sudah mengutus anggotanya untuk memberikan wawasan tentang tanggap bencana kebakaran, serta mendemonstrasikan tata cara pemadaman api.

“Kita mengusulkan lampu di empat titik, tapi malah di pasang sepuluh titik. Berarti usulan kita untuk penerangan jalan direspon positif. Termasuk untuk pembangunan 4 UPT Dinas Pemadam Kebakaran di daerah Medan Tembung, Helvetia, Tuntungan dan Medan Kota,” jelasnya

Sementara itu, Sekretaris Lurah Sei Agul, Harun dikesempatan ini juga mengungkapkan, pemerintah Kelurahan Sei Agul sangat mendukung disosialisasikannya Perda Pemadam Kebakaran ke masyarakat. “Mudah-mudahan nantinya masyarakat bisa memahami tata cara penanganan kebakaran tahap pertama,” harapnya.

Sedangkan dalam kegiatan sosialisasi terseut, Drs.Thomas Ginting menjelaskan apabila terjadi kebakaran sebaiknya masyarakat tidak panik.

“Setidaknya setelah sosialisasi ini, masyarakat mengetahui jenis-jenis api dalam bencana kebakaran. Kalau bisa setiap rumah yang 2 lantai, wajib memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Karena biasanya, rasa panik akan membuat orang menjadi ceroboh sehingga mengakibatkan kobaran api tidak terkendali,” jelasnya.

Thomas Ginting juga menyampaikan terimakasihnya kepada Antonius Tumanggor, yang sudah mensosialisasikan Perda No.6 Tahun 2016 kepada masyarakat Kota Medan, khususnya di Kelurahan Sei Agul.

Untuk itu, lanjut Thomas, restribusi kebakaran yang dibayarkan masyarakat, kantor maupun perusahaan nantinya untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Nantinya bisa dikembangkan untuk pembelian dan perawatan alat pemadam kebakaran. Idealnya seperti itu, akan tetapi saat ini, terbatas anggaran untuk pembelian unit baru, peralatan maupun SDM,” terangnya.

Lanjutnya lagi, kalau semua pengadaan pemadam tersedia di setiap gedung dan rumah, niscaya kebakaran dapat teratasi sedini mungkin. “Apabila nanti ada pelatihan untuk masyarakat, biar pihaknya saja yang melatih,” pintanya.

Diakhir acara, Antonius Tumanggor kembali meminta, agar warga Kota Medan mematuhi standart pemadam kebakaran. Terutama di pertokoan, hotel, maupun gedung perkantoran. “Kita harus menyiapkan alat pemadam api, sehingga bisa lebih awal mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya
(rizky)