Sosper di Medan Johor, Afri Rizki Lubis Ajak Warga Tidak Membuang Sampah Sembarangan

News288 Dilihat

MEDAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan, Muhammad Afri Rizki Lubis SM MIP, mengajak warga tetap menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Upaya itu sekaligus mendukung program Pemko Medan, dalam menata kota Medan menjadi lebih baik, khususnya di Kecamatan Medan Johor terkait masalah sampah dan kebersihan.

Hal itu disampaikan Rizki Lubis
saat melaksanakan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan ke 10 TA 2022, Perda Nomor 6 Tahun 2015  tentang Pengolahan Persampahan yang diadakan di Lapangan Badminton Jalan Karya Wisata I, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan Senin (31/10/2022) sore.

“Soal kebersihan dan pengelolaan sampah, Kecamatan Medan Johor sudah teruji. Saya percaya warga Medan Johor lebih baik dalam mengelola sampah. Selalu siap menyediakan tempat sampah, dan memasukkan ke tempat semestinya,” ucap anggota dewan dari Fraksi Golkar DPRD Kota Medan ini.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Menurut Rizki, untuk menjadikan Medan Johor tetap indah dan nyaman, warga harus terus peduli lingkungan sekitar, khususnya menjaga kebersihan dari sampah berserakan.

“Mari memulainya dari kehidupan kita sehari-hari, melalui hal-hal kecil. Seperti memisahkan sampah rumah tangga, sampah organik dan non organik,” tambahnya

Rizki yang lahir dan dibesarkan di Kecamatan Medan Johor, sangat berharap dan menghimbau warga mengawasi, menjaga drainase dari tumpukan sampah agar terhindar dari banjir jika hujan turun.

“Mari bersama-sama mendukung program Pemko Kota Medan di bidang kebersihan. Dan ke depannya, semoga Kota Medan akan kembali meraih Piala Adipura,” bilang Rizki yang disambut tepuk tangan warga.

Senada, Lurah Pangkalan Masyhur Rivai Harahap MAP menyebutkan, terkait soal kebersihan lingkungan, kuncinya jangan ada yang membuang sampah sembarangan, buanglah sampah pada tempatnya.

Camat Medan Johor, melalui wakilnya Tengku Mahrani, juga mengatakan, Pemko Medan saat ini memiliki 5 program prioritas, yakni bidang Kesehatan, Infrastruktur, Penanganan Banjir, Kebersihan, Heritage dan UMKM.

Menurut Mahrani, salah satu faktor penyebab bencana banjir yang kerap terjadi, terutama disebabkan masalah sampah dan kebersihan lingkungan. Hal ini telah masuk dalam salah satu program prioritas Pemko Medan.

“Pengelolaan sampah, sesungguhnya terkait faktor kebiasaan. Apabila masing-masing rumah tangga, membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya  bencana banjir dapat diatasi,” kata Mahrani.

Sementara itu, Eva Samosir SE dari Dinas Kebersihan memaparkan terkait sanksi hukum bagi warga yang membuang sampah sembarangan.

“Namun, sanksi itu tidak pernah berjalan, ia tidak tau apa sebabnya sanksi itu tidak berjalan.

Dijelaskannya, persoalan sampah dan kebersihan pada tahun 2021 sudah dialihkan ke Kecamatan. Jadi setiap permasalahan sampah maupun kebersihan, masyarakat bisa langsung ke Kecamatan.

“Nanti jika di Kecamatan ada kendala, masyarakat bisa langsung datang ke Dinas kebersihan kota Medan,” sebut Eva.

Pada sesi tanya jawab, sejumlah warga mengeluhkan jauhnya tempat pembuangan sampah dan sering terjadi banjir jika hujan turun.

Menanggapi itu, Tengku Mahrani
menjelaskan, saat ini Pemko Medan tengah mengupayakan perbaikan parit atau drainase di setiap kecamatan yang masih dilanda banjir.

“Saat ini Pemko Medan tengah berupaya melakukan pengerokan parit atau drainase yang tersumbat,” sebut Tengku Mahrani.

Sedangkan keluhan warga terkait masalah tempat pembuangan sampah, sebelumnya Eva Samosir SE dari Dinas Kebersihan telah memaparkan, akan mendatangkan mobil pengangkut sampah jika ada permintaan pihak kecamatan maupun masyarakat. (Red)