Setelah 12 Tahun, Medan Dipimpin Walkot Bobby Akhirnya Kembali Raih Adipura

News173 Dilihat

MEDAN – Kota Medan kembali diperhitungkan dalam bidang penanganan kebersihan dan lingkungan hidup. Setelah 12 tahun dianggap belum berhasil, akhirnya di bawah kepemimpinan Wali Kota Bobby Nasution, ibu kota Sumatra Utara ini berhasil meraih Penghargaan Piala Adipura Kategori Kota Metropolitan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Atas keberhasilan ini, ucapan selamat pun langsung disampaikan DPRD Medan dalam Sidang Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun Anggaran 2023 yang digelar pada hari yang sama di gedung dewan.

Penghargaan Presiden Republik Indonesia ini diserahkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Alue Dohong didampingi Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Rosa Vivien Ratnawati, Selasa (5/3) di Auditorium Manggala Wanabhakti, Jakarta ini, diterima Wali Kota Bobby Nasution diwakili Kadis Lingkungan Hidup Medan, Muhammad Husni.

Bobby Nasution mengatakan, penghargaan ini hasil kolaborasi Pemko Medan dengan seluruh pemgangku kepentingan dalam bidang penanganan sampah dan lingkungan hidup di kota ini.

“Penghargaan ini juga tidak lepas dari peran masyarakat yang peduli dan menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.

Atas peran dan partisipasi ini, Bobby Nasution mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam. Dia berharap, Penghargaan Adipura ini kian memotivasi Dinas Lingkungan Hidup Medan konsisten dalam menjaga lingkungan demi mewujudkan Medan Kota bersih dan sehat.

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin yang turut hadir dalam penyerahan penghargaan itu juga mengucapkan selamat atas penghargaan Adipura yang diterima ini.

“Saya ucapkan selamat kepada para Kepala Daerah penerima Penghargaan Adipura Tahun 2023. Penghargaan ini saya kira menjadi representasi kesungguhan dalam mengatasi persoalan lingkungan pada umumnya, juga persoalan sampah dan ruang terbuka hijau pada khususnya,” ucapnya.

Ma’ruf berharap Penghargaan Adipura memicu semangat mengatasi persoalan sampah di masing-masing wilayah. Dia juga berharap kota dan kabupaten di RI mampu bersaing secara global.

“Tentu ke depan saya harapkan program ini dapat terus diperkaya dengan ragam inovasi, sehingga mampu menyesuaikan dengan dinamika zaman serta perubahan arah kebijakan,” ujarnya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Ma’ruf juga berharap agar esensi Adipura tetap terjaga. Dia mengajak pemerintah daerah bekerja sama dengan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menjelaskan Adipura merupakan agenda nasional yang telah bergulir sejak tahun 1986. Pemberian penghargaan Adipura 2023 dilakukan berdasarkan hasil pemantauan fisik kota, penilaian kinerja pengelolaah sampah dan ruang terbuka hijau (RTH), penilaian kondisi operasional dari TPA, serta melihat inovasi yang dilakukan daerah dalam mewujudkan kota bersih, teduh dan berkelanjutan. (Red)