MEDAN – Menyikapi perbedaan Hari Raya Idul Adha di beberapa wilayah bahkan negara, Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala menyebut hal itu wajar dan biasa, karena menyesuaikan dengan waktu di daerah ataupun negara masing-masing.
“Tentu saja akibat perbedaan waktu tersebut menyebabkan perbedaan hasil penetapan hari raya Qurban. Contohnya seperti di Indonesia saat ini, ketika menetapkannya melibatkan berbagai unsur yang ahli di bidangnya,” ujarnya, Jum’at sore (7/7/2022).
BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.
Yang pasti, lanjut Politisi senior Partai Keadilan Sejarah (PKS) ini, pemerintah akan mengumpulkan utusan dari berbagai Organisasi Islam mulai dari MUI, NU, Muhammadiyah, Al-Washliyah, Persis, Perti dan ormas Islam lainnya.
“Jika nantinya ditemukan perbedaan, hal itu wajar saja. Tetapi mereka akan mengambil kesimpulan dari pendapat mayoritas disertai dengan argumen serta dalil-dalil yang kuat, dan inilah yg disebut “Ijtihad”,” terang Rajuddin.
Kembali Rajuddin Sagala menambahkan, jika umara (pemimpin) sudah memutuskannya maka, kita sebagai rakyat tentu harus mengikutinya. “Karena hal tersebut bagian dari ajaran islam, dan sebagai bentuk patuh pada keputusan umara,” tandasnya.
Terlebih, sambung Rajuddin, ini merupakan ibadah yang sifatnya sunnat, jika dikerjakan berpahala ditinggalkan tidak berdosa. Jangan sampai gara-gara perbedaan yang sifatnya furu’, menyebabkan ummat terpecah.
“Kita ambil saja hikmahnya, semoga Idul Adha tahun ini, membuat kita mentauladani kokohnya iman Nabi Ibrahim, istri dan anak-anaknya. Kita tanamkan kekuatan iman dan ketaqwaan dalam rumah tangga kita, mari pelihara sifat kesabaran yang ditampilkan Nabi Ibrahim sepanjang hidupnya. Sehingga dengan mentauladani keluarga Nabi Ibrahim tersebut, In sya Allah kelak kita dpt bertemu langsung dengan mereka di Syurga, Aamiin,” pungkasnya. (Red)