Polres Samosir Ikuti Tes Kesamaptaan, Evaluasi Ketahanan Fisik

News546 Dilihat

SAMOSIR Polres Samosir Gelar Tes Kesamaptaan untuk Tahun Anggaran (TA) 2024 dengan tujuan mengevaluasi ketahanan fisik personil.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kabag SDM Polres Samosir, Kompol M.S. Ritonga ini berlangsung di Lapangan Mako Polres Samosir.

Sebanyak 240 orang personil dari Polres Samosir dan jajaran Polsek mengikuti tes ini. Untuk mempermudah penilaian, peserta dibagi menjadi empat kelompok sesuai warna yakni Rompi Merah, Rompi Kuning, Rompi Biru, dan Rompi Oranye. Kegiatan dimulai dengan pengarahan oleh Kompol M.S. Ritonga menegaskan pentingnya tes ini untuk mengevaluasi kemampuan fisik personil.

Ia juga menekankan bahwa personil yang tidak memenuhi target waktu akan dilatih kembali, terutama bagi para bintara yang berencana mengikuti Tes Secapa.

Sebelum pelaksanaan tes utama, seluruh personil menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Tim Dokkes Polres Samosir. Pemeriksaan ini mencakup cek tekanan darah, berat badan, dan tinggi badan. Setelahnya, sesi pemanasan dipimpin oleh Kasat Samapta AKP Nandi Butarbutar, S.H., yang diikuti seluruh peserta dengan gerakan pemanasan kepala, lengan, bahu, pinggang, serta latihan lompat.

Tes dimulai dengan lari selama 12 menit, dilanjutkan dengan pull up, push up, sit up, dan shuttle run. Setiap tahapan ini memiliki durasi tertentu yang harus dipenuhi oleh masing-masing peserta sebagai standar ketahanan fisik, Jumat (25/10/2024)

Kasi Humas Polres Samosir, BrigPol Vandu P. Marpaung, menyatakan bahwa tes ini berjalan lancar dan diikuti oleh seluruh personil dalam keadaan sehat. “Tes Kesamaptaan Polres Samosir berlangsung aman, lancar, dan setiap personel dinilai berdasarkan hasil tes untuk mengetahui kondisi fisik masing-masing. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun sebagai bentuk evaluasi dan peningkatan kemampuan fisik personil,” imbuhnya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Tes ini berakhir pada pukul 10.50 WIB dan ditutup dengan sesi pendinginan, serta waktu bagi peserta untuk menikmati minuman dan snack yang disediakan. (JBR)