Polres Labusel Ringkus Pemilik Mobil Pick Up Edarkan Sabu dan Ganja

Terduga pengedar narkoba diamankan bersama barang bukti

LABUSEL    – Seorang pemilik mobil pick up Suzuki Carry putih nomor polisi BK 8454 FO diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel), Jumat (10/11/2023) malam.

Sebab, tersangka Condro Susilo (37), warga Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labusel nekat mengedarkan narkoba.

Kapolres Labusel, AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kasi Humas, AKP S Gurusinga mengatakan, dari tersangka disita barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan ganja serta yang lainnya.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Tersangka kita tangkap atas informasi masyarakat di Dusun Lubuk Panjang, Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan,” terang Maringan, Senin (13/11/2023).

Kata dia, penangkapan tersangka dilakukan setelah pengintaian atas informasi masyarakat. Tersangka disebut sering mengedarkan narkoba sehingga membuat warga resah.

Tersangka ditangkap disaksikan kepala dusun setempat. Dari penggeledahan di lokasi penangkapan sebuah cakrok atau pondok di samping rumah tersangka ditemukan uang tunai Rp. 500.000_ dan 1 HP android.

Selain itu, didapati 1 bungkus daun ganja kering seberat 1, 67 gram di dalam mobil pick up Suzuki Carry putih, di belakang bangku sopir 1 plastik klip diduga berisi nerkotika jenis sabu seberat 0,75 gram, 1 bungkus plastik klip kosong, 1 pipet berbentuk skop, dan 1 dompet kecil.

“Tersangka mengaku semua barang bukti sabu dan daun ganja kering tersebut adalah miliknya untuk dijual,” bebernya.

Kepada polisi, tersangka mengaku barang haram tersebut diperoleh dari bandar dengan panggilan Nanda Ritonga (DPO), warga Sigambal, Labuhanbatu.(red)

Recent Posts