MEDAN-Unit Reskrim Polsek Medan Timur buru komplotan begal bersenjata tajam yang terlibat melakukan penikaman hingga tewas terhadap Mahasiswa UMSU Insanul Anshori di Jalan Mustaf Medan, Rabu (14/6/2023).
Polisi masih melakukan penyelidikan dan periksa sejumlah CCTV yang ada di Jalan Mustafa.
Kanit Reskrim Polsek Medan Timur AKP Budiman Simanjuntak ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian begal maut ini dan sedang melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku.
Dari peristiwa itu, korban mengalami luka parah di sekujur tubuhnya diduga akibat tikaman senjata tajam pelaku begal. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, nyawa korban tak tertolong.
BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.
“Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 03.00 WIB,” kata Wandi salah seorang pekerja depot air minum.
Ia mengatakan, korban tewas ini terjadi persis di dekat toko air minumnya. Wandi sendiri mengetahui aksi perampokan ini setelah warga lainnya dikejutkan melihat korban bersimbah darah.
“Kebetulan saya tidur di sini (toko air minum), paginya tetangga udah kaget ada korban begal meninggal,” ucapnya.
Wandi menjelaskan kejadian bermula ketika korban yang merupakan mahasiswa Fakultas FISIP UMSU dan temannya naik sepeda motor dari kosnya yang berada di seputaran Jalan Pasar III Medan Timur, mencari makanan di seputaran kosnya.
Korban keluar mencari makanan.
Sesampainya di Jalan Mustafa, dekat gudang Bulog, laju kendaraan korban dipepet oleh kawanan begal dan dengan beringas melukai korban.
Warga sekitar yang mengetahui korban terkapar, kata Wandi sempat melarikannya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Sempat dibawa ke rumah sakit, tapi meninggal dunia, korban warga Padang Lawas,” jelasnya.
Humas UMSU Ribut Priadi menyebutkan, UMSU berduka cita atas meninggalnya l mahasiswa yang menjadi korban begal.
“Disebutkannya perwakilan UMSU akan menemui keluarga di kampung untuk sampaikan dukacita.
“Kita menyerahkan penanganan kasus begal ke pihak kepolisian dan berharap pelakunya bisa segera ditangkap,” tegas Ribut Priadi ( swisma)