Pimpin Langsung Penertiban Asmara Subuh, Bobby Nasution Ingin Memastikan Masyarakat Dapat Beribadah Dengan Tenang

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Dihari pertama pelaksanaan puasa di bulan suci Ramadhan 1443H, tim gabungan dari Pemko Medan berkolaborasi dengan unsur Forkopimda diantaranya TNI dan Polri langsung menggelar penertiban asmara subuh yang kerap dilakukan para remaja usai melaksanakan sahur. Penertiban asmara subuh ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution di ex SPBU Petronas jalan Ringroad, Minggu (3/4).

Sebelum melakukan penertiban, tim gabungan yang terdiri dari jajaran Pemko Medan dan TNI, Polri ini terlebih dahulu menggelar apel bersama. Dalam apel tersebut sejumlah pimpinan OPD dan Camat juga turut mengikuti apel.

Dalam amanatnya Bobby Nasution mengatakan kegiatan penertiban asmara subuh ini bertujuan untuk menghormati bulan suci Ramadhan. Sebab selama bulan Ramadhan aktifitas masyarakat dalam beribadah meningkat, oleh sebab itu Bobby Nasution tidak ingin masyarakat yang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan terganggu oleh aktifitas para remaja yang melakukan kegiatan asmara subuh.

“Ada beberapa kegiatan yang menjadi tradisi bagi remaja yaitu melakukan kegiatan asmara subuh setelah sahur. Kegiatan ini sangat bertolak belakang karena dapat menghilangkan nilai puasa itu sendiri dan nilai kepantasan bermasyarakat. Oleh sebab itu Pemko Medan dan forkopimda bersama-sama melaksanakan tugas dan tanggung jawab memantau agar tidak ada remaja yang melakukan kegiatan asmara subuh selama bulan Ramadhan sehingga masyarakat kita dapat beribadah dengan tenang”kata Bobby Nasution.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Usai menerima arahan dari Wali Kota Medan, seluruh tim yang berjumlah puluhan personil tersebut kemudian dibagi menjadi 4 tim yang disebar ke sejumlah titik di kota Medan yang dinilai rawan tindak asmara subuh.(rizky)

Recent Posts