Pemkab Karawang Studi Banding Pengelolaan Sampah ke Medan

MEDAN – Pemkab Karawang berkunjung ke Pemko Medan, Senin (5/8), guna mengetahui tata laksana pengelolaan persampahan di Kota ini. Rombongan tamu ini diterima Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Sofyan, di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Medan didampingi segenap pimpinan perangkat daerah terkait.

Kepada rombongan tamu yang dipimpin Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karawang, Iwan Ridwan, Muhammad Sofyan bersama Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Medan, Baharuddin Harahap memaparkan tentang pengalihan sebagian kewenangan pengelolaan kebersihan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (kini Dinas Lingkungan Hidup) kepada pihak kecamatan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Sofyan mengatakan, pengalihan sebagian kewenangan ini kepada pihak kecamatan untuk meningkatkan efetivitas dan efisiensi dalam memberikan pelayanan kebersihan kepada masyarakat.

“Selain itu, keluhan maupun apirasi warga dapat cepat ditangkap dan ditindaklanjuti oleh pihak kecamatan sebagai pihak yang mengetahui seluk-beluk wilayahnya,” sebut Sofyan.

Sofyan mengatakan, pengalihan sebagian kewenangan yang diberlakukan pada masa kepemimpinan Wali Kota Bobby Nasution ini efektif. Terbukti, lanjutnya, Medan kembali mendapat Piala Adipura Tahun 2023.

“Di samping itu, dengan pengalihan ini pengangkutan sampah warga juga dapat dilakukan dengan cepat,” lanjutnya.

Selain soal pengelolaan sampah, pihak Pemkab Karawang juga bertanya soal kerja sama Pemko Medan dengan kota-kota di luar negeri. Sofyan menerangkan, Pemko Medan mempunyai kerja sama sister city dengan beberapa kota di dunia, antara lain Pulau Pinang, Ipoh, Gwangju, Chengdu, dan Ichikawa. Kerja sama ini, sebutnya, juga didukung oleh pihak pihak swasta, termasuk dunia pendidikan.

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Muhammad Sofyan dengan komunikatif memimpin diskusi itu hingga usai. Di akhir kegiatan, Pemko Medan dan Pemkab Karawang pun saling tukar cendera mata. (Red)

Recent Posts