Pasca Peninjauan Bobby Nasution, Dinas PU Awasi Ketat Pekerjaan Pemasangan U-Ditch

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Komitmen Wali Kota Medan Bobby Nasution membenahi infrastruktur kota ini dibuktikan dengan tindakan nyata. Selain membuka diri terhadap pengaduan masyarakat, Bobby Nasution juga langsung turun ke lapangan untuk memastikan agar pekerjaan pembenahan infrastruktur berjalan baik. Gerakan orang nomor satu Pemko Medan ini mau tidak mau mendorong Dinas Pekerjaan Umum (PU) bekerja sungguh-sungguh dan bertindak tegas kepada pelaksana pekerjaan yang bermasalah.

Pekerjaan pemasangan u-ditch di Jalan Sei Belutu misalnya. Menindaklanjuti keluhan warga terkait lambatnya pekerjaan, Bobby Nasution meninjau pemasangan beton cetak siap pakai berbentuk huruf U untuk saluran air (drainase) tersebut. Kelambatan ini mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan menyebabkan banyaknya debu beterbangan. Kenyamanan warga pun terusik.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Setelah ditinjau langsung oleh Bobby Nasution, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan terpacu bertindak cepat. Pekerjaan pemasangan u-ditch pun dapat diselesaikan.

Kadis PU Medan, Topan Ginting saat ditemui Senin (7/2) di Medan membenarkan, bahwa pekerjaan pemasangan u ditch yang sempat ditinjau Wali Kota Medan itu telah selesai. Selain itu, permasalahan tidak adanya saluran pembuangan dari rumah warga  ke drainase juga sudah dituntaskan.

“Ada juga permasalahan di Sei Belutu kemarin, seperti tidak adanya saluran drainase pembuangan rumah warga ke drainase. Ini juga sudah kita bereskan. Sudah kita imbau kepada pelaksana supaya menyambung aliran dari rumah warga ke drainase,” ucapnya.

Dia menambahkan,  pihaknya akan tetap melakukan pemantauan agar jika ada kendala dapat dengan cepat diatasi. Di samping itu, untuk tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan, dia juga telah meminta kepada pelaksana pekerjaan agar tidak meletakkan material galian ke bahu jalan.

Topan mengatakan, pemasangan u-ditch di Jalan Sei Belutu memberikan manfaat pencegahan banjir. Hasil pekerjaan ini, lanjutnya, akan membuat air mengalir lancar.

“Dengan pemasangan yang baik, aliran air akan lancar, apalagi memang dimensinya besar,” sebut Topan serya melanjutkan, pemasangan u-ditch ini juga merupakan tindakan antisipasi agar drainase dapat menampung debit air yang besar.

Terkait kontraktor yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal, Topan menyatakan, pihaknya akan menjatuhkan sanksi.

“Kontraktor secara waktu tidak sesuai lagi, kita berikan finalti, kita denda,” tegasnya.

Dia menyatakan, sebelum membayar pekerjaan kontraktor, Dinas PU Medan akan melakukan pengujian. Dan hasil pengujian ini akan mempengaruhi pembayaran yang akan dilakukan.

“Sebelum pembayaran akan kita laksanakan uji fungsi dan uji kualitas. Pembayaran juga disesuaikan dengan hasil pengujian yang kita lakukan,” tegasnya.

Sebelumnya, Bobby Nasution juga menginstruksikan Kadis PU ini untuk mengawasi dengan ketat pemasangan U-Ditch tersebut.

“Jika pengerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan perencanaan, Kadis PU harus melakukan tindakan tegas agar tidak ada yang bermain-main,” tegas Bobby Nasution.(rizky)

Recent Posts