Lagi, Puluhan Kendaraan Bermotor Tak Taat Pajak Terjaring Razia di Kota Medan

Bisnis, News141 Dilihat

MEDAN – Tim Pembina Samsat Provinsi Sumatera Utara telah melancarkan razia intensif untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Jalan Medan-Binjai KM 15 Sunggal Kota Medan.

Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah serta mendorong kesadaran masyarakat akan kewajiban perpajakan, Kamis (4/7/2024).

Razia yang melibatkan tim gabungan dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara, Satlantas Polrestabes Medan, dan Jasa Raharja Sumut dilakukan secara menyeluruh di beberapa titik strategis Kota Medan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Para petugas melakukan pemeriksaan terhadap dokumen kendaraan, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan bukti pembayaran pajak kendaraan tahunan.

Selama operasi, puluhan kendaraan yang tidak dapat menunjukkan bukti pembayaran pajak tahunan langsung ditilang dan diberikan teguran tertulis. Pihak berwenang juga memberikan pengarahan kepada pemilik kendaraan yang tertangkap terkait prosedur pembayaran pajak dan konsekuensi hukum jika terbukti melanggar.

Warga Kota Medan yang turut serta dalam razia menyambut baik langkah ini sebagai upaya untuk menciptakan kesadaran kolektif dalam mematuhi peraturan perpajakan. Meskipun ada beberapa kendaraan yang terkena sanksi, mayoritas pemilik kendaraan menyatakan kesiapan mereka untuk mematuhi aturan pajak demi kebaikan bersama.

Operasi razia kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kota Medan ini direncanakan akan berlanjut secara berkala untuk memastikan tingkat kepatuhan yang tinggi dari masyarakat terhadap pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Tim Pembina Samsat Provinsi Sumatera Utara juga terus mengimbau kepada seluruh pemilik kendaraan untuk secara aktif memenuhi kewajiban perpajakan mereka guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan daerah. (Red)

News Feed