Kunjungan Reses di Marelan, Abdul Rani SH Dukung Seluruhnya Aspirasi Warga

News356 Dilihat

MEDAN – Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Abdul Rani SH, melaksanakan Reses Sidang I Tahun Ketiga TA. 2022 di dua lokasi terpisah. Namun dikarenakan Kota Medan dalam status PPKM Level 3, satu lokasi terpaksa dilakukan 2 sesi pertemuan.

Lokasi pertama diadakan di Jalan Peringgan, Lorong Sepakat Damai, Lingkungan 09, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, dimana Sesi Pertama diadakan Pukul 09.00 Wib hingga pukul 10.30 Wib. Sedangkan Sesi Kedua pada Pukul 10.30 Wib hingga pukul 12.00 Wib.

Hadir pada kegiatan Reses tersebut Idar Susilo dari Dinas PU, Sri Maya Sari, S.Pd dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kota Medan, Nanda Nugraha dari PKH Medan sebagai perwakilan dari Dinas Sosial serta M Adham Nasution Sekcam Medan Marelan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Mengawali kegiatan, wakil rakyat dari Dapil II yang meliputi Kecamatan Medan Belawan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Marelan ini, mengajak warga untuk menyampaikan aspirasi, maupun keluhannya.

“Saat ini, juga turut hadir pejabat berwenang untuk menanggapi aspirasi dan keluhan rakyat. Jadi kalau ada yang ingin bapak ibu sampaikan, jangan ragu untuk bicara,” kata wakil rakyat dari Partai PPP ini.

Pada sesi tanya jawab, seorang warga, Zainul, memohon agar tersedianya air bersih yang tidak pernah mereka rasakan. Dilanjutkan pertanyaan warga lainnya, Deddy, yang meminta pembuatan tanggul di Jalan Pringgan.

“Kawasan Lorong Mufakat di Jalan Pringgan, sering terkena banjir pak. Tolong dibuatkan tanggul, agar tidak selalu menjadi langganan banjir pak,” katanya.

Menjawab keluhan warga terkait air bersih, Abdul Rani SH akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perkim.

“Kita akan meminta agar dibuatkan pipa distribusi terlebih dahulu dan kemudian dilanjutkan permohonan ke PDAM Tirtanadi,” ujar Abdul Rani SH.

Sementara terkait pengerjaan tanggul, keluhan itu langsung dijawab oleh Dinas PU yang diwakili, Idar Susilo. Idar mengatakan jika pihaknya akan segera meninjau terkait kebutuhan pembuatan tanggul tersebut.

 

 

Pada Sesi Kedua, warga menanyakan kondisi jalan belum dicor di Lorong Mufakat sepanjang 300 meter dan usulan pembuatan parit di Lorong Sepakat Damai.

Terkait kedua hal itu, Dinas PU yang diwakili Idar Susilo, mengatakan akan segera menindaklanjuti ke lokasi.

Sementara itu, pada reses kedua, yang dilaksanakan di Jalan KL. Yos Sudarso KM 19,5 Lingkungan 22, Kelyrahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, turut hadir Putri Syawalita mewakili Disdukcapil Kota Medan, Nurmala S. Harahap Kasi Tapem Kec. Medan Labuhan mewakili Camat, Anto Syahputra, SE Lurah Pekan Labuhan, Jumianto mewakili Dinso, dr. Roi Hendra Sitepu mewakili Dinas Kesehatan Kota Medan, M. Yusuf S,Ag mantan Anggota DPRD Kota Medan.

Di sini, sejumlah warga mengeluhkan persoalan infrastruktur, parit dan pengurusan Akte Kelahiran jika hilang.

“Untuk pengurusan Akte Kelahiran yang hilang sangatlah mudah, cukup dengan melampirkan surat kehilangan dari pihak kepolisian, fotocopy KK dan KTP,” jelas Putri Syawalita mewakili Disdukcapil Kota Medan. (red)