Konjen Malaysia di Medan Gelar Teh Tarik Session Bersama Media Massa

MEDAN-Konsulat Jenderal Malaysia di Medan gelar “Teh Tarik Session bersama para jurnalis dari berbagai media massa online dan cetak di Jade Restaurant JW Marriot Medan, Senin (25/11/2024).

Pada pertemuan tersebut dihadiri Konsul Jenderal Malaysia Medan Shahril Nizam bin Abdul Malek didampingi Deputy Director Tourism Malaysia Medan, Nor Hasni binti Saidin, Muhammad Amir Azam bin Mohd Hafiz selaku Ketua Canseri dan Pegawai Perhubungan Polis Diraja Malaysia di Medan, ASP Ahmad Shahir bin Abdullah

Konsul Jenderal Malaysia Medan Shahril Nizam yang sudah bertugas hampir 9 bulan di Medan ini mengatakan tujuan diadakan pertemuan ini untuk mempererat hubungan dengan para jurnalis di Medan.

Menurutnya, media merupakan mitra yang memiliki peran untuk menyampaikan informasi dan program-program Konsulat Jenderal Malaysia di Medan yang memikili badan resmi, seperti Polis Diraja Malaysia dan Tourism Malaysia.

“Dengan pertemuan ini kita harapkan bisa berbagi informasi dalam menjaga hubungan kerja sama yang baik antara pemerintah Indonesia dengan Malaysia,” kata Shahril Nizam seraya menjelaskan Teh Tarik merupakan salah satu minuman khas yang terkenal di Malaysia.

Dalam pertemuan itu Shahril Nizam menyampaikan tentang perkembangan di bidang kesehatan dan pariwisata di Malaysia yang terus mengalami peningkatan.

Hal itu ditandai dengan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Malaysia, termasuk dari Indonesia.

Disebutkan Shahril Nizam yang merupakan konsul ke 19 di Medan, Indonesia dan Malaysia sebagai negara serumpun memiliki banyak kesamaaan, antara lain dalam pengunaan bahasa Melayu, dan budaya serta kuliner.

Bahkan letak geografinya yang berdekatan, seperti Negeri Sembilan di Malaysia yang memiliki kesamaan tradisi dan kebudayaan dengan Sumatera Barat di Indonesia.

Dia juga mengungkaplan adanya kesalah-pahaman dalam pemberitaan yang sempat agak menyudutkan Malaysia, seperti  batik dan seni budaya dari Sumatera Barat.

Termasuk  dengan berita nelayan Indonesia yang terdampar di perairan Malaysia. Padahal nelayan itu terdampar  bahkan dibantu Malaysia. Sayangnya, kata Shahril Nizam.
peristiwa itu tidak ada pemberitaanya.

Dengan Teh Tarik Session bersama Konjen Malaysia ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menjalin kemitraan dengan para jurnalis di Medan.

“Terutamanya dalam memback up terhadap isu-isu berita yang belum tentu kebenarannya. Jangan hanya memberitakan yang bombastis agar menarik pembaca,” ungkap Shahril Nizam.

Dalam pertemuan itu disajikan mie kari ayam dan nasi lemak khas Malaysia. ( swisma)

Recent Posts