Komisi III DPRD Medan Dukung Perumda Pasar Stabilkan Harga Pangan Jelang Ramadhan

News291 Dilihat

MEDAN – Ketua Komisi III DPRD Kota Medan Afif Abdillah mendukung upaya Perumda Pasar dalam menstabilkan harga bahan pangan menjelang bulan suci Ramadhan di Medan, Sumut.

“Pada dasarnya kami siap mendukung langkah-langkah yang diambil Perumda Pasar, selagi itu untuk masyarakat,” ucap Afif di Gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis No 1, Medan, Selasa (21/2/2023).

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Ia mendukung upaya memperkuat ketersediaan bahan pangan di 53 pasar tradisional di Kota Medan dalam menghadapi bulan puasa tahun ini.
Keresahan masyarakat Kota Medan biasanya atas ketersediaan bahan pangan, seperti beras, minyak goreng, gula pasir dan produk hortikultura.

Data Dinas Ketahanan Pangan Kota Medan di Desember 2022 menyebut, ketersediaan bahan pangan di antaranya beras sebanyak 34.560 ton, kebutuhan 21.869 ton/bulan dan 729,9 ton/hari.

Ketersediaan komoditi minyak goreng sebanyak 21.150 ton, kebutuhan 1.826 ton/bulan dan 60,88 ton/hari, ketersediaan gula pasir 24.500 ton, kebutuhan 1.455 ton/bulan dan 48,5 ton/hari.

“Kami akan siapkan Perda (peraturan daerah) untuk stabilisasi harga agar dinas maupun instansi terkait punya kekuatan hukum,” terang Afif. (red)