MEDAN – Dalam upaya menciptakan kelancaran dan keamanan berlalu lintas, Kepolisian bersama Dinas Perhubungan serta Jasa Raharja melaksanakan kegiatan pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan di wilayah Sumatera Utara, (30/10).
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini difokuskan pada ruas-ruas jalan utama yang mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk. Petugas gabungan tampak melakukan pengaturan manual di persimpangan padat, memberikan imbauan kepada pengendara, serta memastikan para pengguna jalan mematuhi rambu dan marka yang berlaku.
Perwakilan Kepolisian menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara aparat penegak hukum dan para pemangku kepentingan dalam menekan angka kecelakaan sekaligus mengurai kemacetan.
“Kami tidak hanya melakukan pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya disiplin berlalu lintas,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Sementara itu, pihak Dinas Perhubungan menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL), yang bertujuan menyesuaikan pola arus kendaraan dengan kondisi aktual di lapangan.
Selain pengaturan arus lalu lintas, petugas juga melaksanakan sosialisasi keselamatan berkendara kepada pengguna jalan. Melalui pembagian brosur edukatif, masyarakat diingatkan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI dan sabuk pengaman saat berkendara.
Melalui sinergi lintas instansi ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas semakin meningkat, sehingga terwujud lingkungan jalan yang aman, nyaman, dan bebas kemacetan di wilayah Sumatera Utara. (Red)






