Ketua Pewarta  Kutuk Aksi Penganiayaan Pemred RiauWicara.Com

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN
Ketua Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan Chairum Lubis SH, menyesalkan masih terjadinya lagi aksi kekerasan terhadap wartawan.

Seperti menimpa Pemimpin Redaksi Riauwicara.Com Miftahul Syamsir. “Pejuang Informasi” itu, secara keji dikeroyok gerombolan preman pimpinan oknum AT di salah satu kedai kopi Klasik di Jalan Rajawali, Sukajadi Kota Pekanbaru, Jumat (7/10/2022) sehibgga korban kritis dan diopname di rumah sakit.

Dia juga secara tegas mengutuk aksi brutal tersebut, sebab apapun alasan, pelaku tidak dibenarkan bertindak brutal dan main hakim sendiri terhadap korban.

” Kalaupun ada pihak yang merasa keberatan terhadap pemberitaan yang ditayangkan saudara Miftahul Syamsir, kan ada mekanismenya melalui hak jawab atau klarifikasi bukan serta merta main hakim sendiri yang jelas-jelas merugikan korban,” tegas Chairum  yang juga Sekretaris JMSI Sumut ini, Selasa (11/10/2022).

Chairum pun tak henti mengingatkan bahwa wartawan itu dalam menjalankan tugas jurnalistiknya dilindungi oleh Undang Undang nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Karena itu, Chairum meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap seluruh pelaku, serta menindak tegas dan mengungkap dalang dibalik peristiwa penganiayaan Miftahul, sebab tindakan para pelaku telah menciderai kebebasan Pers serta menciderai amanah Undang Undang Pers.

Seperti diberitakan, aksi pengeroyokan tersebut diduga terkait adanya pemberitaan yang ditulis Miftahul Syamsir (Uul) terkait masalah pemberitaan tentang banjir dan perpakiran di Kota Pekan Baru.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Dalam pemberitaan tersebut, Uul yang juga Sekretaris DPD KNPI Provinsi Riau ini, mengkritisi kinerja PJ Walikota terkait masalah Banjir, penanganan Infrastruktur dan berbagai kasus atas Kebijakan Proyek Perparkiran di Kota Pekanbaru.(swisma)

Recent Posts