Ketua Bawaslu Sumut Tekankan 3  Hal Pengawasan Maksimal di Pilkada 2024

News539 Dilihat

MEDAN– Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu) Provinsi Sumatera Utara, M. Aswin Diapari Lubis mengatakan agar pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan dengan baik, dibutuhkan 3  hal pengawasan maksimal salah satunya dengan meminimalisir ego divisi.

“Seluruh divisi agar mempersiapkan pekerjaan masing-masing jajaran dan harus terlibat dalam upaya untuk mencegah terjadinya praktik kecurangan pilkada,” kata Aswin pada apel pagi di halaman Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Utara di Medan, Senin (27/5/2024).

Aswin meyakini dengan mempedomani 3  hal ini dapat meminimalisir pekerjaan yang tidak tepat. Hal yang bisa dilakukan melalui sosialisasi pendekatan kepada masyarakat.

“Ketiga hal tersebut adalah ego divisi diminimalisir, kepedulian terhadap pekerjaan dan adminsitrasi kita harus rapi,” ujarnya.

Secara khusus, Aswin juga meminta jajaran di Sumut ini berperan dalam pengawasan Pilkada 2024.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Dia menjelaskan pengawasan partisiptif itu tentang peran dalam melakukan pengawasan.

“Apalagi kali ini kita dihadapkan kepada pilkada serentak. Tentu ada hal-hal yang berbeda terhadap pemilu yang lalu,” urai lulusan Universitas Sumatera Utara itu.

Aswin mengungkapkan hal yang harus diingat agar aktif sesuai peran masing-masing dalam pekerjaan di divisinya.

Hadir pada apel pagi itu Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Utara Feri Mulia Siagian, para pejabat fungsional tetrtentu dan pejabat pelaksana lainnya. ( swisma)