JNE Siapkan Siswa SMKN 1 Tebingtinggi Hadapi Revolusi Industri 4.0

News95 Dilihat

MEDAN– PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) sebagai perusahaan jasa yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik, kembali memberikan manfaat kepada masyarakat.

Perusahaan itu melakukan kunjungan sekaligus menjadi salahsatu guru tamu di SMK Negeri 1 di Kota Tebing Tinggi dalam program bertajuk JNE Goes to School.

“Hal ini dilakukan dalam rangka menyiapkan generasi penerus bangsa untuk menghadapi perkembangan teknologi terutama revolusi 4.0 yang begitu cepat,” kata Kepala Cabang Utama JNE Medan, Fikri Alhaq Fachryana, Selasa (31/10/2023).

Kegiatan berlangsung Sabtu (21/10/2023) lalu itu mengedukasi siswa-siswi terkait entrepreneur kepada kaum milenial guna menumbuhkan minat dan semangat berwirausaha secara mandiri.

Program ini dihadiri sekira 100 siswa – siswi jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) dan Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) mengusung tema Jadikan Hobi Menjadi Cuan.

Fikri Alhaq menuturkan, perekonomian di Indonesia itu saat ini masih jauh jika dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya.

“Kita memberikan kontribusi, membuka wawasan dan pola berpikir siswa agar memiliki rasa kreativitas, sehingga mereka siap ketika peluang atau kesempatan itu datang, dapat memanfaatkannya,” jelasnya.

Sedangkan tim digital marketing JNE Cabang Utama JNE Medan Wahyudi, memaparkan materi kewirausahaan.

Dijelaskannya, program Kurikulum Merdeka menumbuhkan jiwa wirausaha pada siswa sejak dini dan berkembang menjadi lebih kreatif.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Tebing Tinggi Yusdiantoro,S.Pd berterima kasih kepada JNE telah menyelenggarakan program edukasi mengenai kewirausahaan.

Menurutnya hal ini akan mengantarkan siswa ke dunia perindustrian, dapat meningkatan kewirausahaan dan dapat mengurangi penagangguran yang saat ini menjadi beban orang tua dan masyarakat.

JNE Goes to School merupakan rangkaian program tahunan yang dilaksanakan JNE. Program ini merupakan pelaksanaan yang ke-4.

Sebelumnya JNE Goes to School sendiri sudah dilakukan di sekolah-sekolah lainnya di Kota Medan, termasuk Taman Kanak-Kanak sampai universitas dengan berbagai pemaparan materi berbeda yang diminati siswa dan mahasiswa. (swisma)