Jasa Raharja Raih Penghargaan Kapolri atas Dukungan terhadap Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 dan Operasi Lilin Nataru 2025

JAKARTA – PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari KepolisianNegara Republik Indonesia atas partisipasi aktif dan dukungannya dalamkeberhasilan penyelenggaraan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026.Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis)Fungsi Lalu Lintas Polri Tahun 2026 yang berlangsung di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo kepada PT Jasa Raharja pada pembukaan Rakernis Fungsi Lalu LintasPolri Tahun 2026. Apresiasi tersebut diberikan atas kontribusi dan sinergi JasaRaharja dalam mendukung keberhasilan pengamanan dan pelayanan masyarakatselama Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwapenghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan Jasa Raharja diseluruh Indonesia yang senantiasa hadir memberikan perlindungan dan pelayananterbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol apresiasi, melainkan pengakuan atasdedikasi seluruh insan Jasa Raharja yang bekerja tanpa mengenal waktu dalammendukung keselamatan masyarakat. Kami menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Korlantas Polri dan seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesiayang selama ini menjadi mitra strategis Jasa Raharja dalam menghadirkanperlindungan bagi masyarakat,” ujar Muhammad Awaluddin.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik tidak dapat dicapai olehsatu institusi semata, melainkan melalui sinergi lintas sektor yang kuat antara Polri,kementerian dan lembaga terkait, operator transportasi, rumah sakit, pemerintahdaerah, serta Jasa Raharja.

Sepanjang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Jasa Raharja berperan aktif melaluipemantauan bersama di posko terpadu, percepatan penjaminan korban kecelakaanlalu lintas, edukasi keselamatan berkendara, serta dukungan data dan layanan yangterintegrasi dengan para pemangku kepentingan.

Berdasarkan data Korlantas Polri, Operasi Ketupat 2026 berhasil mencatatpenurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 5,31 persen atau berkurang 531kasus dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia turun hingga 30,41 persen atau setara dengan 104 jiwa yang berhasil diselamatkan.

Hal senada disampaikan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol AgusSuryonugroho. Ia mengapresiasi peran aktif Jasa Raharja sebagai mitra strategisPolri yang selama ini konsisten mendukung berbagai operasi kemanusiaan danprogram keselamatan berlalu lintas.

“Kolaborasi antara Korlantas Polri dan Jasa Raharja telah berjalan sangat baik, baikdalam aspek pencegahan kecelakaan, penanganan korban, maupun pelayanankepada masyarakat. Dukungan yang diberikan Jasa Raharja selama Operasi LilinNataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026 menjadi salah satu faktor penting dalammendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta upaya menekan angkakecelakaan dan fatalitas di jalan raya. Kami berharap sinergi ini dapat terusdiperkuat untuk mewujudkan keselamatan lalu lintas yang semakin baik diIndonesia,” ujar Agus.

Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan menjadimotivasi bagi seluruh insan Jasa Raharja untuk terus meningkatkan kualitaspelayanan kepada masyarakat.

“Jasa Raharja terus berkomitmen untuk selalu hadir cepat dan tepat ketikamasyarakat membutuhkan pertolongan. Karena itu kami akan terus memperkuatkolaborasi, meningkatkan kecepatan layanan, dan menghadirkan perlindungan yangsemakin mudah diakses masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, Jasa Raharja akan terus hadir dalam berbagai program keselamatantransportasi nasional melalui pemanfaatan teknologi digital, penguatan kolaborasilintas sektor, serta peningkatan kualitas pelayanan yang cepat, tepat, humanis, danberorientasi pada keselamatan sesuai dengan semangat melayani sepenuh hati bagimasyarakat Indonesia. (Red)

Recent Posts