MEDAN – PT Jasa Raharja Cabang Medan terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan kesadaran berlalu lintas sejak dini melalui kegiatan Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Kota Medan, pada Kamis, 16 Oktober 2025 pukul 10.00 WIB.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru dan pelajar MIN 8 Medan dengan suasana interaktif dan penuh antusiasme. Sebagai narasumber utama, Yassir Hadi Tampubolon, selaku Penanggung Jawab Bidang Pelayanan PT Jasa Raharja Cabang Medan, menyampaikan pentingnya peran sekolah dan tenaga pendidik dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Dalam pemaparannya, Yassir menjelaskan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pendidik akademik, tetapi juga sebagai teladan dalam perilaku aman dan disiplin di jalan raya. Melalui program PPKL, para guru dibekali dengan pengetahuan dasar mengenai keselamatan lalu lintas yang nantinya dapat diteruskan kepada para siswa di lingkungan sekolah.
“Anak-anak perlu dikenalkan sejak dini tentang pentingnya mematuhi rambu, menggunakan helm, dan berhati-hati di jalan. Dengan edukasi yang berkelanjutan dari para pengajar, kita dapat menciptakan generasi yang lebih sadar akan keselamatan,” ujar Yassir dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Medan, Rizki Romodhon, menyampaikan apresiasinya kepada pihak sekolah atas dukungan dan keterlibatan aktif dalam menyukseskan program ini.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi budaya di lingkungan sekolah. Dukungan dari pihak madrasah dan para guru sangat berarti bagi Jasa Raharja dalam upaya membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Semoga para pengajar yang telah dibekali ilmu keselamatan hari ini dapat menjadi pelopor keselamatan bagi siswanya,” ujar Rizki Romodhon.
BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.
Program PPKL merupakan salah satu kegiatan strategis Jasa Raharja yang berkolaborasi dengan pihak sekolah, Dinas Pendidikan, serta kepolisian, guna mendukung upaya nasional dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran keselamatan di kalangan pelajar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru MIN 8 Medan dapat menjadi agen perubahan dalam membentuk perilaku tertib berlalu lintas di lingkungan pendidikan, sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab dan kepedulian terhadap keselamatan bersama di jalan. (Red)
Post Views: 267