Jadi Penyebab Banjir, Hasyim SE Minta Pemko Medan Korek Parit yang Dangkal

News285 Dilihat

GLOBALMEDAN – Medan : Warga Kelurahan Komat II Lingkungan 14 Kecamatan Medan Area Jalan Halat Gang Sari merasa ketakutan kalau hujan turun. Karena jika hujan turun sering banjir, disebabkan parit melintang didalam gang dangkal. Apalagi waktu hujan 27-28 Februari 2022 banjir sampai diatas lutut.
Ketua DPRD Medan Hasyim SE meminta kepada Muhammad Bobby Afif Nasution Walikota Medan untuk memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum mengorek parit yang dangkal di Kelurahan Komat II Lingkungan 14 Kecamatan Medan Area Jalan Halat Gang Sari. Hal ini dikatakannya saat dikonfirmasi via handphone. Kamis (03/03/2022).
Dikatakannya, Walikota Medan dibawah kepemimpinan Bobby Nasution sangat peduli dengan keluhan warga masyarakat. “Kita lihat sendiri bagaimana responnya saat banjir melanda Kota Medan pada hari Minggu dan Senin 27-28 Februari 2022 beberapa waktu lalu. Bobby dengan Gerak Cepat (Gercep) langsung turun ditengah hujan melanda didampingi Topan Obaja Ginting Kadis PU Kota Medan” terangnya.
Lanjut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Walikota Medan dan Kadis PU langsung bereaksi secepatnya untuk mengurangi kebanjiran. Dan saat ini saja terus berupaya mengantisipasi banjir jika hujan turun.
Sementara itu, Kepling Lingkungan 14 Indra Kelurahan Komat 2 Kecamatan Medan Area menerangkan masalah banjir dilingkungannya saat menghadiri Rapat Pleno Ranting dan Anak Ranting Lingkungan 14 Komat II PDI Perjuangan Kecamatan Medan Area. “Kami Warga dilingkungan ini merasa ketakutan jika hujan turun. Karena pada umumnya jika hujan lebat dan agak lama. Maka dapat dipastikan gang kami ini, akan banjir” terangnya. (rizky)

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.