Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Sumut Jungjung Tinggi Kehormatan Profesi dan Institusi Adhyaksa

News262 Dilihat

MEDAN – Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumatera Utara Ny Asti Idianto pimpin rapat konsultasi IAD Sumut dan IAD Daerah guna mendorong kinerja suami sebagai Insan Adhyaksa.

Selain peran suami, Ny Asti Idianto menyampaikan pentingnya peran IAD Wilayah Sumut di mata masyarakat luas dan keluarga besar, Selasa (27/2/2024).

“Yang paling utama mendukung suami sebagai Insan Adhyaksa untuk hadir ditengah masyarakat secara nyata”kata Ny Asti Idianto saat memimpin pertemuan konsultasi IAD Sumut di lantai 4 Gedung Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution Medan.

Dihadapan seluruh Ketua IAD Daerah, Ny Asti Idianto menegaskan pertemuan yang digelar sejak 26 Februari s/d 27 Februari 2024 merupakan pengabdian dan pentingnya IAD hadir dibidang sosial dan kemanusiaan.

“Dengan pertemuan Konsultasi IAD Wilayah Sumut maka pemberdayaan perempuan lebih fokus lagi”tegasnya.

Ia menjelaskan agar tetap mengacu kebutuhan praktis, dan strategi kaum perempuan sehingga jelas peran IAD mampu menjunjung tinggi kehormatan profesi dan kemajuan institusi.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Tak kalah menariknya sebelum mengakhiri pertemuan Konsultasi IAD Wilayah Sumut bersama 28 Ketua IAD Daerah dan 9 Cabang IAD Daerah, berbagai bazar dan pameran produk unggulan UMKM dalam pemberdayaan perempuan untuk mendukung kinerja suami dan keluarga. (Red)