Hadiri Wisuda UnPab, Bobby Nasution TegasKan Kolaborasi Kunci Keberhasilan Pemko Medan Jalankan Program

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Kolaborasi merupakan kunci keberhasilan dalam menjalankan program Pemko Medan. Sebab, dibutuhkan peran serta kontribusi semua pihak, termasuk masyarakat sehingga  seluruh program pembangunan dapat diwujudkan dan hasilnya bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat.

“Kenapa kolaborasi diperlukan, sebab tugas pemerintah mungkin terlihat mudah namun sebenarnya sulit jika hanya berjalan sendiri,” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution ketika hadir dalam acara Wisuda Universitas Panca Budi (UnPab)Medan di Selecta Convention Hall, Jalan Listrik Medan, Rabu (5/1/2022).

Selain prosesi wisuda, acara juga turut dirangkai dengan penandatangan perjanjian kerja sama antara Pemko Medan dan UnPab dalam rangka implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka  di bidang pengembangan UMKM dan penelitian serta pengembangan (litbang). Penandatanga MoU dilakukan oleh Bobby Nasution dan Rektor UnPab Muhammad Isa Indrawan.

Dengan kerja sama tersebut, Bobby Nasution berharap dapat membantu Pemko Medan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Selain itu, para mahasiswa juga berperan untuk memberikan saran, masukan dan pengawasan sehingga dapat diketahui apa yang masih kurang dan perlu dilakukan Pemko Medan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

“Di tahun 2021, banyak tantangan yang kita hadapi, termasuk penanganan Covid-19. Namun, Alhamdulillah, kerja sama yang kita lakukan semua mampu membawa angka kasus menjadi landai. Bahkan, di tahun 2021, pendapatan asli daerah (PAD) melebihi tahun 2019. Untuk tahun ini, anggaran belanja kita mencapai Rp.6 triliun lebih. Ini adalah uang masyarakat Kota Medan, maka peruntukkannya perlu saran, masukan dan pengawasan agar tepat sasaran,” ungkapnya.

Terakhir, kepada para mahasiswa yang diwisuda pascasarjana, sarjana dan diploma, Bobby Nasution mengucapkan selamat dan berharap ilmu yang didapat digunakan dan bermanfaat bagi orang lain. “Semoga sukses dan mampu mengaplikasikan ilmu yang dimiliki untuk kepentingan masyarakat,” harapnya.(rizky)

Recent Posts