Gubernur Bobby Nasution Puji Fasilitas Autogate dan PMI Lounge Bandara Kualanamu

News, Sumut235 Dilihat

DELISERDANG – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi fasilitas autogate dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Lounge yang kini dimiliki Bandara Kualanamu. Pihaknya akan terus memberikan dukungan kepada pihak Imigrasi untuk meningkatkan fasilitas penunjang layanan keimigrasian di Bandara Internasional Kualanamu.

Hal itu disampaikannya, saat meninjau sejumlah fasilitas penerbangan luar negeri tersebut, Senin (19/5/2025). Bobby Nasution mendatangi fasilitas Autogate Imigrasi, yang memudahkan pemeriksaan penumpang yang datang dari dan ke luar negeri. Kemudian meninjau fasilitas PMI Lounge yang baru dibuka untuk pekerja migran, baik warga Sumut, maupun dari provinsi lain.

“Terima kasih kepada Pak Kanwil (Dirjen Imigrasi Sumut) dan juga pihak Angkasa Pura. Kita sudah lihat tadi fasilitas yang diberikan oleh pihak Imigrasi, ini sangat luar biasa dan tentunya membanggakan bagi Sumatera Utara. Apalagi di Indonesia, hanya ada sedikit bandara yang tersedia Autogate,” ujar Bobby.

Fasilitas Autogate sendiri, lanjut Bobby, hanya ada di Bandara Soekarno-Hatta, Ngurah Rai dan Kualanamu. Layanan ini memungkinkan Warga Negara Indonesia dan orang asing tertentu untuk melewati pemeriksaan imigrasi tanpa tatap muka langsung dengan petugas dan hanya membutuhkan waktu 15–25 detik per orang.

Fasilitas ini, menurut Bobby, dapat mempermudah akses keluar masuk penumpang dari dan ke luar negeri. Selanjutnya, ia berharap pihak Bandara Kualanamu juga dapat meningkatkan berbagai layanan sarana prasarana.

“Jadi dari Bandara Kualanamu (AP II), kita berharap secara keseluruhan bisa memberikan fasilitas yang lebih baik. Tidak hanya untuk melayani penumpang, tetapi bagaimana agar harga tiket di sini lebih murah, ” sebut Bobby.

Terkait pengawasan pekerja ilegal, Bobby menegaskan, Pemprov Sumut lebih menitikberatkan pada upaya pencegahan. Bagaimana fasilitas dan kualitas layanan, khususnya kepastian pengurusan dokumen di Imigrasi, lebih menarik yang legal ketimbang yang ilegal.

“Yang kita sampaikan adalah bagaimana memberikan kepastian kepada mereka yang ingin bekerja di luar negeri. Ini sudah kita sampaikan kepada Pak Menteri, bagaimana programnya. Mudah-mudahan dalam beberapa bulan ke depan sudah ada. Kita sedang mencari tempatnya,” jelas Bobby.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Bahkan sebutnya, bagaimana pemerintah memberikan pelatihan kepada calon pekerja (PMI). Agar calon pekerja yang belum punya keterampilan, diberikan ilmu. Termasuk dalam hal kelengkapan dokumen, bisa diberikan bantuan pengurusan.

“Tempat itu (fasilitas) nantinya, yang tadi dia datang belum punya skill, begitu keluar (diberikan pelatihan) dia sudah terampil. Jadi fasilitas-fasilitas seperti itu nanti yang membuat calon pekerja lebih tertarik menggunakan jalur legal daripada yang ilegal,” pungkas Bobby.

Sementara Kepala Kanwil Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Sumut, Teodorus Simarmata menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur terhadap fasilitas keimigrasian di Bandara Internasional Kualanamu. Pihaknya juga menyambut baik dukungan Gubernur Bobby Nasution untuk peningkatan layanan tersebut. (Red)