DPRD Medan, Image Jumpa Pohon Ngelak Bagi Pejalan Kaki Harus Diubah

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Medan sebagai Ibukota Provinsi Sumatra Utara harus berbenah dalam penataan kota seperti Magelang maupun Yogyakarta.

Seperti yang disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Medan, Dedy Aksyari Nasution, Selasa (11/01/21), menyebutkan bahwa selama kunjungan kerja penataan jalan sudah teratur dengan baik.

Dedy pun mencontohkan kalau di Medan untuk pejalan kaki harus mengalah atau mengelak kalau jumpa pohon, artinya harus turun ke Jalan untuk mengelakan pohon baru naik lagi ke trotoar namun di Magelang maupun Yogyakarta tidak ditemukan hal seperti itu.

“Jadi jangan ada istilah ‘Jumpa Pohon Ngelak’, nah image itu yang harus diubah oleh Dinas Perhubungan dan Dinas Kebersihan Pertamanan Kota Medan,” ucap Dedy sembari masih ditemukan ada trotoar bagi pejalan kaki yang digunakan untuk usaha.

Begitu juga dari sisi bangunan banyak yang harus dibenahi, sebab harus tersedia lokasi parkir sehingga tidak menganggu badan jalan.

“Karena kita melihat satu saja mobil yang parkir di Kota Medan sudah macat sehingga ini harus ditata ulang kembali sebelum pemberian izin dikeluarkan,” ujarnya.

Dedy juga menyebutkan dalam kunjungan kerjanya di Magelang dan Yogyakarta untuk penataan pasar tradisional juga tertata rapi dan tidak menganggu jalan. Nah sejauh ini Medan harus ditata lebih baik lagi, dalam mengwujudkan Kota Metropolitan.

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Selain itu juga, kondisi pasar tradisionalnya pun bersih dan nyaman, untuk itulah kita berharap bagi Dinas Perkim berkolaborasi dengan PUD Pasar Medan untuk menatanya.(rizky)

Recent Posts