DPRD Kota Medan Dukung Pembangunan Kolam Retensi Banjir di Danau Laguna

News203 Dilihat

MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, yang juga Ketua Komisi IV, Haris Kelana Damanik menyampaikan dukungannya terhadao pembangunan kolam retensi banjir tahap kedua di Danau Laguna, kawasan Griya Martubung, Kelurahan Besar, Medan Labuhan.

“Apalagi di sekitar danau nantinya dilengkapi sarana olahraga dan fasilitas UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) untuk tempat wisata keluarga,” ujar Haris di Medan, Sumut, Rabu (11/1/2023).

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Pihaknya mendapat informasi bahwa pembangunan tahap pertama di Danau Laguna sudah selesai tahun lalu, di antaranya pemagaran beton seluas 10 hektare kini sudah terpasang.

Untuk pembangunan tahap kedua akan dilakukan tahun ini, seperti pembangunan kolam lumpur, lalu fasilitas taman bermain, lintasan joging dan tempat pelaku UMKM.

Diketahui, Danau Laguna merupakan danau buatan dibangun pada 1990-an bersamaan pembangunan Perumahan Griya Martubung di Jalan Tangguk Raya, Kelurahan Besar, Medan Labuhan.

“Keberadaan kolam retensi ini sangat berguna sekali. Selain meminimalisir banjir, juga bermanfaat menjadi tempat wisata air,” ucap Haris di komisi membidangi pembangunan Kota Medan.

Wali Kota Medan Bobby Nasution menyebut bakal memfungsikan Danau Laguna yang memiliki luas sekitar 10 hektare menjadi kolam resapan mengatasi permasalahan banjir di kawasan Martubung.

Pembangunan kolam retensi tahap pertama sebagai penanggulangan banjir, terutama di Kelurahan Besar, Medan Labuhan karena rentan terjadi banjir setiap hujan deras. (red)