Diberi Bantuan Susu dan Vitamin, Kedua Bayi Penderita Stunting Berangsur Membaik, Orangtuanya Senang

News178 Dilihat

GLOBALMEDAN.COM, MEDAN – Bulan ke Empat (4) pemberian susu dan vitamin terhadap dua (2) anak penderita gizi buruk (Stunting), di Jalan Bersama yakni Alfiah (2,1) Tinggal di Jalan Pertiwi dan Tuk Maida Br.Dalimunthe (2,1) Tinggal di Gg.Sembada Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung kondisi kedua bayi tersebut saat ini sudah semakin membaik. Bahkan, saat kunjungan Drs.Wong Chun Sen Tarigan,M.Pd.B dari Partai PDI Perjuangan kota Medan itu untuk memantau sekaligus pemberian susu dan vitamin terlihat kedua bayi sudah menunjukkan pertumbuhan berat badan yang baik, dan bahkan salah satu bayi bernama Tuk Maidai Br.Dalimunthe sudah bisa berdiri sendiri dan berjalan beberapa langkah. Sementara itu, Alfiah sudah kelihatan gemuk dan wajah segar.

Kedua orangtua bayi Penderita Stunting tersebut sangat senang menunjukkan perubahan anak mereka saat menerima kedatangan Ketua Taruna Merah Putih Kota Medan ini.

Wong Chun Sen Tarigan pada kesempatan itu mengatakan sangat senang melihat ada perubahan yang dialami oleh kedua bayi. Jika dilihat saat sebelumnya dimana kondisi bayi sangat memprihatinkan dan bahkan dari pengakuan salah satu orangtua asuh yakni nenek Tuk Maida br Dalimunthe, sudah sempat pasrah seandainya bayi mereka meninggal dunia akibat penyakit yang di deritanya.

” Saya sangat senang, karena tidak terlambat membantu kedua bayi penderita gizi buruk tersebut. Kalau sebelumnya, berat badan mereka hanya 7 kilogram sementara usia sudah 2 tahun. Tapi saat ini berat badan semakin bertambah diatas 8 kilogram,”terangnya sembari memegangi bayi tersebut seraya bercanda kepada bayi tersebut. Sabtu (12/3/22).

BACA JUGA :  MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.

Wong yang merupakan anggota DPRD Kota Medan dari Dapil 3 kota Medan ini pun mengatakan akan terus memberikan bantuan asupan susu dan vitamin kepada kedua bayi penderita gizi buruk sampai sembuh dan berat badannya mencapai 12 kilogram.

” Setelah berat badan mencapai 12 kilogram dan kondisi bayi menunjukkan sehat dan sembuh, maka program asupan susu dan vitamin kita hentikan dan kita lanjutkan kepada bayi penderita gizi buruk lainnya yang kita temukan atau ditemukan oleh masyarkat di Dapil 3 ini,”kata Wong.

Sementara itu, orangtua bayi Tuk Maida Br Dalimunthe kepada wartawan mengatakan sangat berterimakasih atas bantuan susu dan vitamin serta bahan pokok yang diberikan oleh Wong Chun Sen Tarigan keida mereka. Diakui nya, sejak anaknya diberi susu mereka Pediasure dan vitamin Kukumaplus, kesehatan anaknya semakin membaik dan bahkan sudah bisa berdiri sendiri.

” Ini sudah ke empat kali anak saya diberi bantuan susu dan vitamin, semoga anak saya segera normal kembali dan asupan gizi nya terpenuhi,”ujarnya sembari mendoakan kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kesehatan dan rezeki kepada wakil rakyat kota Medan tersebut.

Amatan wartawan, kehadiran Wong Chun Sen Tarigan juga didampingi juga oleh Kepling setempat, tokoh masyarakat setempat dan perwakilan dari Puskesmas Mandala.(rizky)

News Feed