SAMOSIR – Bupati Samosir berikan fasilitas pendukung sesuai bidang masing-masing terhadap pelaku UMKM di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK)-Parbaba.
Bantuan diserahkan kepada 51 penerima manfaat yang terdiri dari pelaku UMKM juga Alumni pelatihan berbasis kompetensi yang sudah dilatih. Bantuan yang diserahkan diantaranya, mesin jahit sebanyak 27 unit, mesin bordir komputer 1 unit, Box Container 10 unit, Wajan besi 10 unit, oven listrik 5 rak 2 unit, mesin spinner 6 unit, mesin pengaduk bumbu 2 unit, mesin pengiris singkong 2 unit, mesin penepung 2 unit, mesin pengaduk/ mixer 2 unit, oven sebanyak 14 unit.
Bantuan bersumber dari APBD Samosir 2024.
Hal ini sebagai upaya yang dilakukan Pemkab Samosir yang semakin membuat UMKM Samosir naik kelas. Produk-produknya sudah dipasarkan melalui pasar modern seperti Indomaret dan alfamart. Bahkan saat ini produk UMKM “Andas” sedang go internasional. Produk “Andas” yang memilki ciri khas andaliman seperti Stick Andaliman difasilitasi Balai Diklat Industri Medan (BDI) atas kerjasama negara Malaysia melalui kedutaan Indonesia.
BACA JUGA : MEDAN- Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE mengharapkan Kota Medan benar- benar menjadi kota yang berkah yang bisa dirasakan oleh seluruh warga Kota Medan. Hal itu diungkapkan Hasyim SE usai mengikuti upacara HUT Kota Medan ke- 432 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Jumat (1/7/2022). "Kita apresiasi beberapa aspirasi warga sudah ditindaklanjuti oleh Pemko Medan. Ini berkaitan dengan 5 program prioritas yang merupakan harapan bagi warga Kota Medan," ungkap Hasyim SE. Seperti di bidang kesehatan. Hasyim SE menilai, pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas sudah semakin bagus. Selain itu, ada penambahan kuota yang cukup besar untuk program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di 2022. Sedangkan di 2023, Pemko Medan memiliki program Universal Health Coverage (UHC). "Dengan Program UHC itu, warga Kota Medan sudah bisa berobat di seluruh rumah sakit di Kota Medan yang bekerjasama dengan provider BPJS Kesehatan secara gratis, dengan membawa KTP. Ini berlaku untuk semua warga Kota Medan tanpa terkecuali. Selama ini kan, berobat gratisnya di Puskesmas," papar Hasyim SE. Selain itu, Hasyim SE menambahkan pemberdayaan UMKM di Kota Medan juga sudah semakin baik yang dibuktikan dengan dimasukkannya produk UMKM ke dalam e-katalog. Menurut Hasyim SE, tentunya ini merupakan wujud komitmen Pemko Medan dalam pemberdayaan UMKM di Kota Medan. "Artinya, seluruh OPD sudah bisa berbelanja produk UMKM Kota Medan melalui e-katalog," paparnya. Disinggung tentang penanganan banjir, Hasyim SE mmengharapkan Pemko Medan bisa menuntaskan masalah itu. Walau pun selama ini, penanganan genangan air di Kota Medan dinilai sudah lebih baik dari sebelumnya. "Begitu juga dengan penanganan banjir rob yang sudah dianggarkan dan di tahun 2022 ini sudah bisa digunakan anggarannya. Saya harap ini bisa didukung oleh seluruh stakeholders di Kota Medan, karena ini menjadi aspirasi warga Medan Utara" ujarnya. Terkait dengan infrastruktur jalan yang terlihat semakin banyak perbaikan, Hasyim SE mengharapkan agar kwalitas infrastruktur jalannya juga baik. Jangan, ketika baru diaspal saja yang terlihat mulus, namun tidak diikuti dengan kwalitas yang baik. Begitu juga dengan revitalisasi cagar budaya, seperti Lapangan Merdeka, Medan. Hasyim SE menilai hal itu sebagai langkah yang baik untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Medan. "Saya berharap, di usia Kota Medan yang cukup matang ini, ke- 432, Kota Medan benar- benar bisa menjadi kota yang nyaman, tentram, kondusif, angka kemiskinan bisa diturunkan dan tentunya menjadi kota yang berkah," pungkas Hasyim SE.
“Melalui bantuan kepada pelaku UMKM, maka UMKM semakin naik kelas , telah masuk pasar modern dan skala nasional, saat ini memasuki tahap ekspor UMKM ke tingkat internasional di Malaysia,” ucap Bupati.
Ditegaskan Bupati, bahwa Pemkab Samosir akan terus melakukan pelatihan, pendampingan kepada pelaku UMKM dan akan dilakukan pengurusan perijinan serta pemasaran. Berharap bantuan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin menunjang kreatifitas UMKM, Jumat (13/12/2024)
Salah satu penerima manfaat, Arif Sinaga sebagai peserta pelatihan menjahit di BLK dengan mengucapkan terima kasih atas bantuan juga dukungan yang diberikan kepada pelaku UMKM.
Sambung Arif, termotivasi mengikuti pelatihan karena melihat istri kewalahan memenuhi kebutuhan pelanggan dan setelah mengikuti pelatihan sudah terampil serta dapat membantu istri menjahit. “Setelah ikut pelatihan menjahit saya sekarang sudah dapat membantu istri memenuhi kebutuhan pelanggan. Kalau ada yang mau menjahit silahkan datang ke Ulina kebaya.” (Red)